halaman7.com – Aceh Tamiang: Masjid Agung Aceh Tamiang kembali dibangun setelah hancur akibat bencana banjir yang memporak porandakan daerah tersebut pada Nopember 2025, lalu.
Bupati Aceh Tamiang, Drs Armia Pahmi MH melakukan ground breaking (peletakan batu pertama) tanda dimulainya kembali pembangunan Masjid Agung Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis 7 Mei 2026.
Proyek ini menjadi salah satu prioritas utama pemerintahan Bupati Armia Pahmi, dan wakilnya Ismail untuk mewujudkan ikon keagamaan dan pusat aktivitas umat di Bumi Muda Sedia.
Armia Pahmi menegaskan pembangunan mental-spiritual yang sesuai dengan syariat Islam tidak akan terhenti. Pemerintah Kabupaten tetap berkomitmen melanjutkan Rencana Pembangunan Mesjid Agung Aceh Tamiang.
Dikatakannya, kehadiran Mesjid Agung adalah simbol martabat dan pemersatu umat di Bumi Muda Sedia, terutama di masa-masa pemulihan seperti saat ini.
“Ground Breaking Masjid Agung Kabupaten Aceh Tamiang ini, sebagai pertanda akan dimulainya iktiar besar, dan wujudnyata Pemerintah Kabupaten tetap fokus dalam membangun mental spiritual masyarakat. Ini bukan kerja bupati, bukan kerja panitia, tapi kerja kita semua”, ucapnya.
Bupati menerangkan, nantinya pembangunan masjid akan dibangun dengan arsitektur yang memiliki kearifan Tamiang.
“Jika telah terbangun, kelak masjid agung ini akan menjadi destinasi religi, jadi kebanggaan, dan jadi penggerak ekonomi umat di sekitarnya,” sebutnya.
Diakhir sambutannya Armia mengajak seluruh elemen masyarakat, para dermawan, dan pihak swasta untuk ikut berpartisipasi dan berkontribusi.
“Mari kita jaga kekompakan, bahu-membahu agar pembangunan ini tanpa hambatan dan berjalan dengan lancer,” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Panitia Pembangunan Masjid Agung, Hermanto Pakeh menyampaikan ukuran mesjid yang akan dibangun 100 m x 100 m persegi dengan estimasi biaya Rp100 miliar. Sementara sampai saat ini, sumbangan yang diterima sebesar dua milyar lima ratus empat puluh juta rupiah.
Pada acara puncak, bupati bersama Unsur Forkopimda melakukan peletakkan batu secara simbolis dan turut dimeriahkan dengan himpunan donasi dari seluruh tamu undangan dengan total donasi sekitar Rp1,3 miliar.[ril | Antoedy]

















