halaman7.com – Langsa: Walikota Langsa, Jeffry Sentana S Putra SE meninjau penyaluran bantuan pascabencana banjir kepada para penerima stimulan ekonomi, isi hunian (perabot) dan jatah hidup (Jadup) tahap II di Kantor Pos Langsa, Sabtu 20 Juni 2026.
Peninjauan turut didampingi Ketua DPRK Langsa, Melvita Sari SAB; Plt Kepala Dinas Sosial Kota Langsa, Darma Putra SE; Kepala PT Posindo Cabang Langsa, serta Perwakilan Kemensos RI dan BPS.
Khusus untuk hari ini, Kantor Pos Langsa hanya menyalurkan bantuan kepada 1.404 KK warga Gampong Jawa dan Gampong Daulat, Kecamatan Langsa Kota.
Total sebanyak 31.772 Kepala Keluarga (KK) di Kota Langsa, mulai 20 Juni hingga 10 Juli 2026 akan menerima ketiga bantuan tersebut, yang nilainya mencapai hampir Rp400 miliar lebih.
Jeffry Sentana menyampaikan, bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu warga memenuhi kebutuhan dasar sekaligus mempercepat pemulihan ekonomi pascabencana.
“Ini bukan hanya sekedar bantuan materi, tetapi juga bentuk perhatian dan tanggung jawab pemerintah untuk memastikan masyarakat dapat kembali bangkit, menata kehidupan dan menjalankan aktivitas ekonomi secara normal,” ucap Jeffry.
Selanjutnya Jeffry menegaskan, pemerintah terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat yang sedang menghadapi berbagai kesulitan akibat bencana.
Untuk tahap II ini, total bantuan yang disalurkan Kemensos RI melalui Kantor Pos mencapai 400 miliar, tepatnya adalah Rp374.639.200.000,-. Bantuan tersebut meliputi isi hunian Rp3 juta dan stimulan ekonomi Rp5 juta per KK. Sedangkan untuk jadup, Rp1.350.000 per jiwa.
Adapun total penerima bantuan tahap II sebanyak 31.772 KK. Sebanyak 11.798 KK hanya menerima isi hunian dan stimulan ekonomi saja. Sedangkan 19.974 KK menerima semuanya seperti isi hunian, stimulan ekonomi dan Jadup.
Bagi masyarakat yang belum menerima Jadup, tetapi hanya isi hunian dan stimulan ekonomi saja dimohon bersabar. Karena saat ini ada sekitar 25 ribu jiwa yang belum menerima jadup sisa tahap II ini dengan jumlah anggaran sekitar Rp35 miliar sedang diproses di Kementerian Keuangan RI.
Walikota menghimbau kepada seluruh penerima manfaat agar dapat mengikuti jadwal yang telah ditetapkan Kantor Pos dan melengkapi persyaratan pengambilan bantuan berupa undangan, KTP dan Kartu Keluarga.
“Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan keluarga, memperbaiki kondisi rumah tangga dan mendukung pemulihan usaha masyarakat yang terdampak,” terangnya.[ril | Antoedy]

















