halaman7.com – Aceh Tamiang: Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) DKI Jakarta menunjukan kepeduliannya kepada para guru yang terdampak bencana akhir nopember 2025 di Kabupaten Aceh Tamiang.
Bantuan tersebut berupa 40 unit laptop yang diserahkan kepada 3 orang guru dari jenjang TK, 2 orang guru dari jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), 21 orang guru dari jenjang SD, 7 orang guru dari jenjang SMP dan 7 orang guru dari jenjang SMA/SMK sederajat dalam wilayah Kabupaten Aceh Tamiang.
Atas kepedulian tersebut, Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail SEI member aspirasi saat menerima bantuan 40 unit laptop yang langsung diserahkan kepad dewan guru berprestasi terpilih di Aula Setdakab, Rabu 17 Juni 2026.
Wakil Bupati mengatakan bantuan laptop yang diserahkan pada hari ini bukan sekadar alat elektronik, melainkan simbol harapan, empati, dan komitmen bersama agar proses belajar mengajar di sekolah tidak boleh terhenti karena bencana.
Wakil Bupati menegaskan peran guru berprestasi sangat krusial dalam mempercepat pemulihan daerah pascabencana. Mereka bukan sekadar pengajar, melainkan agen perubahan yang mampu mengembalikan stabilitas mental, sosial, dan mutu pendidikan di setiapsatuan pendidikan.
“Saya sangat memahami bencana ini sempat melumpuhkan berbagai fasilitas sekolah kita. Namun, bantuan yang diinisiasi oleh rekan-rekan PGRI ini membuktikan bahwa solidaritas antar sesama insan pendidikan adalah kekuatan terbesar kita agar pulih lebihcepat, bangkit lebih kuat,” tutur Wabup Ismail.
Kepada penerima bantuan, Wabup berpesan untuk mempergunakan bantuan dalam mendukung tugas mulia mencerdaskan anak-anak bangsa. Jangan jadikan bencana ini sebagai penghalang, melainkan sebagai batu loncatan untuk menjadi pendidik yang lebih tangguh dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Wabup Ismail menegaskan Pemerintah Kabupaten akan terus berupaya mendukung pemulihan sektor pendidikan pascabencana.
Perwakilan PGRI DKI Jakarta, H Ahmad Jazuli, menyampaikan bantuan ini merupakan wujud kepedulian sesama pendidik.
“Kami memahami dampak banjir November lalu yang merusak banyak peralatan kerja guru. Semoga 40 unit laptop ini dapat menggantikan peralatan yang hilang atau rusak, serta membantu kelancaran proses pembelajaran kembali,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Aceh Tamiang, Nurdin SPd MM mengucapkan terima kasih kepada PGRI DKI Jakarta yang telah membantu peralatan guru-guru Aceh Tamiang yang terdampak bencana banjir. Dukungan terhadap dunia pendidikan sangat penting dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi pasca banjir.[ril | Antoedy]

















