Dandim Aceh Timur Silaturrahmi ke Pimpinan Dayah Futuhul Mu’arif Al-Aziziyyah

Dandim silaturrahmi dengan pimpinan Dayah Futuhul Mu'arif Al-Aziziyyah.[FOTO: h7 - dok pendim]

halaman7.com – Langsa: Upaya mempererat tali silaturahmi serta memperkuat sinergi antara TNI, ulama, dan seluruh elemen masyarakat, Komandan Kodim (Dandim) Aceh Timur, Letkol Inf Fiska Bagus Tri Sunaryanto, melakukan silaturrahmi dengan Pimpinan Dayah Futuhul Mu’arif Al-Aziziyyah Langsa, Tgk Murdani Muhammad (Abana Murdani), Kamis 20 Agustus 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim Aceh Timur menyampaikan silaturahmi dengan para ulama merupakan bagian penting dalam membangun komunikasi yang harmonis.  Serta memperkokoh kebersamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.

Menurut Dandim, ulama memiliki peran strategis dalam membimbing masyarakat. Khususnya dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak, berwawasan kebangsaan, serta memiliki rasa cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Silaturahmi ini bukan hanya sebagai bentuk komunikasi, tetapi menjadi ikhtiar bersama untuk memperkuat persaudaraan dan kebersamaan antara TNI, ulama, dan masyarakat.

“Dengan hati yang saling terbuka serta komunikasi yang terjalin baik, kita dapat bersama-sama menjaga kedamaian, persatuan, dan kondusivitas wilayah Kota Langsa,” ujar Dandim.

Lebih lanjut Dandim menegaskan, perkembangan informasi yang begitu cepat saat ini perlu disikapi dengan bijak. Seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu menjadi penyejuk serta tidak mudah terpengaruh isu-isu yang dapat memecah persatuan dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Mari kita terus memperkuat nilai persatuan, menjaga ukhuwah, dan membangun kepedulian bersama. TNI akan selalu hadir dan bersinergi dengan para ulama serta seluruh komponen masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh kedamaian,” tambahnya.

Silaturahmi tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat peran lembaga pendidikan keagamaan dalam membina generasi penerus bangsa. Dayah sebagai pusat pendidikan Islam memiliki kontribusi besar dalam menanamkan nilai-nilai moral, kedisiplinan, toleransi, serta semangat kebangsaan kepada para santri.[ril | Antoedy]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *