Nuri Farisal Kenalkan Bungong U Sabang di Rakerda Dekranasda Aceh

Simbol Bungon U dari Sabang diperkanlkan pada Rakerda Dekranasda Aceh.[FOTO: h7 - dok humas pemko]

halaman7.com – Banda Aceh: Ketua Dekranasda Kota Sabang, Nuri Farisal didampingi Wakil Ketua Dekranasda Kota Sabang, Erwani Meutia memperkenalkan beragam produk kriya unggulan Sabang, dalam Puncak Rakerda Dekranasda Kabupaten/Kota se-Aceh 2026 di Gedung Utama Dekranasda Aceh, Banda Aceh, Minggu 13 September 2026.

Rakerda Dekranasda Aceh menjadi forum bagi Dekranasda se-Aceh untuk memperkuat sinergi dalam pembinaan perajin, pengembangan produk kriya. Serta meningkatkan daya saing produk lokal agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Dalam pameran tersebut, Dekranasda Kota Sabang menampilkan sejumlah produk yang merepresentasikan kekhasan dan potensi daerah, mulai dari wastra motif Bungong U, kerajinan kayu kelapa, ecoprint hasil binaan Dekranasda, hingga baju oleh-oleh khas Sabang.

Motif Bungong U menjadi salah satu produk yang ditonjolkan. Terinspirasi dari bunga kelapa yang lekat dengan karakter daerah kepulauan, motif tersebut diaplikasikan pada kain, syal, bordir hingga busana.

“Bungong U ini salah satu motif yang kita ingin terus kenalkan sebagai bagian dari identitas Sabang. Jadi bukan hanya motif, tetapi ada cerita daerah yang kita bawa melalui produk wastra,” kata Nuri.

Selain wastra, kerajinan berbahan kayu kelapa turut ditampilkan. Material kayu kelapa diolah menjadi berbagai produk fungsional dan suvenir, seperti tempat tisu, set cangkir, talam hingga tempat perhiasan.

“Kita punya banyak bahan lokal yang sebenarnya bisa dikembangkan. Kayu kelapa misalnya, bisa diolah menjadi kerajinan yang punya nilai seni sekaligus nilai ekonomi,” ujarnya.

Produk ecoprint binaan Dekranasda dari Gampong Ie Meulee juga menjadi bagian dari produk yang diperkenalkan. Menggunakan motif alami dari dedaunan, produk tersebut hadir dalam bentuk kain dan busana yang mengedepankan kreativitas perajin lokal sekaligus konsep ramah lingkungan.

Baca Juga  Tolak Jadi Ketua Partai Demokrat Aceh, Edi Obama: Saya Pengurus Partai Aceh

“Ecoprint ini juga terus kita bina. Kita ingin perajin punya ruang untuk mengembangkan kreativitasnya, karena produk seperti ini punya pasar dan bisa terus dikembangkan sesuai tren,” jelas Nuri.

Tak hanya produk kriya, Dekranasda Kota Sabang turut membawa sejumlah produk UMKM dan olahan pangan khas daerah. Cokelat Sabang, Cokinol, Bakpia Sabang, aneka keripik, dodol, stik keju, serta berbagai produk UMKM lainnya ikut diperkenalkan dalam pameran tersebut.[ril | M Munthe]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *