halaman7.com – Langsa: Satu warung tempat pemotongan ayam dikawasan jalan rel Gampong Jawa Muka II, Kecamatan Langsa Kota terbakar sekitar pukul 06.50 WIB, Jumat 25 September 2026, pagi.
Kebakaran yang diduga akibat bocornya tabung gas tersebut langsung membuat panik warga sekitar, karena lokasinya berdekatan dengan rumah warga dan juga ruko warga lainnya.
Warga yang panik langsung mencoba memadamkan api sebisanya dan juga melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Langsa.
Kepala BPBD Kota Langsa, dr M Yusuf Akbar MKM melalui Kabid Darurat dan Logistik (Darlok), Hady Wijaya SSTP MSP menyampaikan, setelah mendapat laporan kebakaran dari warga tim Damkar BPBD mengerahkan 2 unit mobil pemadam dan 1 unit tangki suplai air.
“Informasi awal yang kami terima, api berasal dari kebocoran tabung gas di tempat usaha potong ayam milik Rudi (40 tahun) yang kemudian menyambar kabel listrik di atasnya,” terang Hady.
Pemadaman tidak berlangsung lama. Berkat bantuan personel TNI dan Polri serta warga sekitar, personel Damkar berhasil menjinakkan api dan melakukan pendinginan dalam waktu sekitar 30 menit.
Kabid Darlok BPBD Kota Langsa ini menyebutkan, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dan tidak ada warga yang mengungsi.
“Kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah, karena sebahagian bangunan warung potong ayam hangus terbakar,” jelasnya.
“BPBD Kota Langsa juga menegaskan, Pemerintah Kota Langsa terus bergerak cepat dalam penanganan darurat demi keselamatan masyarakat,” tandas Hadi Wijaya.[ril | Antoedy]

















