Sabang Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Walikota Sabang menerima Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award kategori utama yang diberikan BPJS Kesehatan.[FOTO: h7 - dok humas pemko]

SEKTOR kesehatan tetap menjadi prioritas Pemerintah Kota Sabang. UNtuk itu berbagai layanan kesehatan tersebut ditingatkan. Berbgai upaya kolaborasi dengan berbagai pihak juga menjadi bagian dari memberikan pelayanan kesehatan yang prima di Kota Sabang.

Guna memperkuat layanan kesehatan, Saat ini Sabang memiliki 2 Rumah sakit, yakni RSUD Kota Sabang, RS model tipe C dan RS militer RSAL J. Lilipory Sabang jenis Tipe D. Disamping itu juga diperkuat enam Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas yang tersebar di wilayah Kota Sabang:

Pukesmas itu terdiri dari UPTD Puskesmas Sukajaya, Puskesmas Cot Ba’u, Puskesmas Jaboi, Puskesmas Sukakarya, Puskesmas Pria Laot,  Puskesmas Iboih

Selain infrastruktur utama di atas, fasilitas pelayanan kesehatan di Sabang juga didukung oleh jaringan Puskesmas Pembantu (Pustu) dan beberapa klinik kesehatan

Kondisi terbaru saat ini  Pemerintah Kota Sabang terus berupaya meningkatkan layanan dan memenuhi kebutuhan dokter spesialis, di mana terdapat belasan dokter asal Sabang yang sedang menempuh pendidikan dokter spesialis.

Salah satu upaya yang dilakukan, dimana Pemko Sabang melalui Walikota Sabang, Zulkifli H Adam mengajak Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Sabang untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.

Pada saat membuka simposium dan silaturahmi IDI se Kota Sabang dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 76 IDI 2026, Zulkifli mengatakan, kesehatan merupakan salah satu fondasi utama dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berkualitas.

Karena itu, peningkatan mutu pelayanan kesehatan membutuhkan dukungan tenaga medis yang profesional serta sistem pelayanan yang kuat dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Pelayanan kesehatan yang baik membutuhkan kerja sama semua pihak. Kami berharap IDI bersama rumah sakit, puskesmas, dan seluruh fasilitas kesehatan terus membangun koordinasi dengan pemerintah daerah, sehingga berbagai kebutuhan dan persoalan kesehatan masyarakat bisa ditangani bersama,” ujar Zulkifli.

Baca Juga  Keren, SMF Kembali Masuk KEN 2024

Walikota berharap hasil dari forum tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam praktik pelayanan sehari-hari sehingga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Melalui simposium ini, para dokter bisa saling berbagi pengetahuan dan pengalaman, sekaligus mengikuti perkembangan ilmu kedokteran. Harapannya, apa yang diperoleh dalam kegiatan ini dapat diterapkan dalam pelayanan sehari-hari, sehingga kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat Sabang semakin baik,” katanya.

Menurutnya, sebagai daerah kepulauan, Kota Sabang memiliki tantangan tersendiri dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan, terutama dalam memastikan akses layanan yang merata dan berkesinambungan. Sebab itu, dibutuhkan inovasi dan sinergi seluruh pihak agar masyarakat di setiap wilayah memperoleh pelayanan kesehatan yang layak dan berkualitas.

Pada kesempatan tersebut, Zulkifli turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh dokter yang telah mendedikasikan waktu, tenaga, dan keahliannya dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

UHC Award

Upaya Pemko Sabang ini, tentunya bukan hanya program semata. Namun hasilnya bisa dirasakan masyarakat. Bahkan Kota Sabang masuk dalam daftar 75 pemerintah daerah penerima Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award kategori utama yang diberikan BPJS Kesehatan.

Penghargaan tersebut diterima Walikota Sabang, Zulkifli H Adam, pada acara Deklarasi dan Pencanangan Universal Health Coverage (UHC) serta Pemberian Penghargaan Pemerintah Daerah Tahun 2026 di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa 27 Januari 2026.

Walikota Sabang, Zulkifli H Adam, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, fasilitas layanan kesehatan, hingga partisipasi aktif masyarakat dalam kepesertaan JKN.

“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami di daerah. Artinya, apa yang selama ini kita upayakan untuk memastikan masyarakat Sabang terlindungi jaminan kesehatan sudah berada di jalur yang benar,” kata Zulkifli.

Baca Juga  Keuchik Beperan Penting dalan Pengembangan Pariwisata Sabang

UHC Award diberikan kepada pemerintah daerah yang dinilai berhasil memperluas perlindungan jaminan kesehatan, bagi masyarakatnya secara menyeluruh dan berkelanjutan. Kota Sabang menjadi salah satu daerah yang dinilai memiliki komitmen tinggi, dalam memastikan seluruh penduduk memperoleh akses layanan kesehatan.

Penghargaan ini diraih setelah Pemerintah Kota Sabang memenuhi indikator utama Universal Health Coverage, yakni cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) minimal 99 persen serta tingkat keaktifan peserta sedikitnya 95 persen, sehingga hampir seluruh masyarakat Sabang telah terlindungi dalam sistem jaminan kesehatan nasional.

Kategori Utama diberikan kepada daerah yang telah mencapai cakupan kepesertaan JKN minimal 99%, tingkat keaktifan peserta minimal 95%, penduduk yang didaftarkan Pemda minimal 18%, serta telah berstatus UHC Prioritas dan melunasi pembayaran iuran PBPU Pemda hingga September 2025.

Walikota Sabang menjelaskan, Pemerintah Kota Sabang akan terus berkomitmen untuk menjaga dan meningkatkan capaian UHC agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

“Ke depan, kita tidak hanya fokus pada kepesertaan, tapi juga kualitas layanan. Harapannya, masyarakat bisa berobat dengan tenang tanpa memikirkan biaya,” tambahnya.

Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Cek Kesehatan gratis bagi pelajar di Sabang.[FOTO: h7 – dok humas pemko]
Bahkan di Sabang sendiri, guna meningkatkan kesadaran dan kepedulian siswa terhadap pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, Walikota Sabang telah luncurkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Sekolah.

Kegiatan kolaborasi Dinas Kesehatan dan KB, bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan itu, digelar di halaman SMP Negeri 2 Sabang, Senin 11 Agustus 2026, lalu.

Wali Kota Sabang mengatakan pemeriksaan kesehatan gratis merupakan salah satu program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto, yang bertujuan menjamin kesehatan seluruh rakyat Indonesia, terutama generasi muda penerus bangsa.

“Kegiatan ini merupakan arahan bapak presiden dan tentunya sangat penting bagi anak-anak kita, generasi muda Kota Sabang. Dengan adanya program CKG, diharapkan deteksi dini masalah kesehatan pada siswa dapat dilakukan lebih cepat, sehingga langkah pencegahan dan penanganan dapat segera diberikan,” kata Walikota Sabang.

Baca Juga  Iwan Wahfar Pimpin Pengprov Woodball Aceh 2025-2029

Kegiatan ini dilaksanakan juga sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kesehatan anak usia sekolah. Pemeriksaan kesehatan bertujuan untuk mendeteksi dini masalah kesehatan yang dapat mempengaruhi tumbuh kembang, konsentrasi belajar, dan prestasi siswa/i.

“Melalui program ini, pemerintah ingin memastikan generasi muda Sabang tumbuh sehat, cerdas, dan siap bersaing di masa depan,” ujarnya.

Menurut Walikota Sabang, kesehatan merupakan modal utama untuk meraih prestasi. Karenanya, seluruh siswa, guru, serta orang tua diajak untuk menjaga kesehatan melalui pola hidup sehat dan memanfaatkan program ini secara optimal.

Pemeriksaan kesehatan dalam program CKG mencakup pengecekan tekanan darah, mata, gigi, telinga, kesehatan jiwa, status gizi, tuberkulosis, diabetes mellitus, kebiasaan merokok, kebugaran, hepatitis B dan C, kesehatan reproduksi, talasemia, anemia (kelas 7), riwayat imunisasi (kelas 9), kusta (endemis), skabies, dan malaria.

Pemeriksaan kesehatan di sekolah akan dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, kemudian jenis pemeriksaan juga disesuaikan dengan tingkat pendidikan peserta. Kegiatan ini melibatkan 15 tenaga kesehatan dari Puskesmas setempat, dokter gigi, perawat, bidan, surveilans, promosi kesehatan, serta petugas gizi.[Advertorial]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *