halaman7.com – Banda Aceh: Ustadz Munzir Sag mengatakan, salah satu kunci untuk mewujudkan Polri yang Presisi adalah dengan akhlakul karimah.
Akhlak Rasulullah ketika menghadapi orang-orang yang membenci dirinya perlu diteladani. Nabi Muhammad SAW tidak enggan memberikan bantuan kepada mereka yang suka menjelek-jelekkan dan menghina dirinya.
Seperti yang terjadi dalam kisahnya dengan seorang pengemis Yahudi buta. Sampai-sampai, setelah pengemis itu mendengar cerita salah satu sahabat Nabi Muhamamad, Abu Bakar, tentang betapa mulianya akhlak Rasulullah, dia pun menangis dan bersyahadat untuk memeluk agama Islam.
Artinya, kata Ustadz Munzir, akhlak Nabi Muhammad bisa dijadikan panutan oleh Polri. Di mana, walaupun masih ada yang tidak menyukai kehadiran Polisi, tapi tetap memberi pelayanan terbaik dengan cara-cara yang humanis.
Ustadz Munzir di ujung ceramahnya berharap, agar Polri selalu istiqamah dan mengedapankan akhlakul karimah dalam memberi pelayanan kepada masyarakat. Seperti yang dilakukan Rasulullah pada zamannya.
“Semoga, dengan mengedepankan akhlakul karimah, akan terwujud Polri yang Presisi sebagaimana program utama dari Kapolri,” ujarnya pada peringatan maulid Nabi Besar Muhammad SAW, Kamis 18 Nopember 2021 di Masjid Babuttaqwa, Jeulingke, Kota Banda Aceh.
Peringatan maulid tersebut juga diwarnai dengan penyantunan dan penyerahan bingkisan kepada anak yatim, serta melantunkan shalawat secara bersama-sama.[ril | red 01]


















