Harga Beli TBS dI Aceh Jaya oleh PMKS Berbeda

halaman7.com – Calang: Sejak dicabutnya larangan ekspor CPO dan minyak goreng oleh pemerintah pusat. Harga beli Tandan Buah Segar (TBS) di Aceh Jaya belum meranjak naik seperti harga sebelum adanya larangan ekspor.

Bahkan untuk wilayah Aceh Jaya harga beli TBS oleh pihak perusahaan minyak kelapa sawit (PMKS) terjadi perbedaan yang siknifikan antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya. Akibatnya banyak petani di daerah tersebut yang dirugikan lantaran harga pembelian yang tidak sama.

Kepala Dinas Pertanian Aceh Jaya, Teuku Reza Fahlevi saat dihubungi melalui sambungan seluler, Rabu 1 Juni 2022 membenarkan jika harga beli TBS oleh pihak PMKS berbeda. Namun pembelian yang berbeda tergantung harga kontrak CPO oleh pihak perusahaan itu sendiri dengan pihak pengekspor di Sumatera Utara ada yang kontrak mingguan dan kontrak harian.

Reza menjelaskan untuk perusahaan kelapa sawit di Aceh Jaya ada tiga tempat nyakni PT ASN di Kecamatan Teunom dan PT Syauqat Agro di Kecamatan Panga yang selama masih beroperasi. Sedangkan satu perusahaan lain tidak lagi beroperasi nyakni PT Boswa di Kecamatan Krueng Sabee.

Lanjut Reza, terkait keluhan petani terhadap harga beli TBS selama ini oleh pihak perusahaan. Pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak perusahaan supaya pembelian TBS tidak merugikan petani.bahkan sejauh ini sudah dibuat MoU degan salah satu perusahan yakni PT ASN. Supaya petani bisa langsung menjualnya ke perusahaan sehingga petani bisa mendapatkan harga sesuai yang dibelinya.

Menurutnya untuk harga beli TBS di Aceh Jaya seperti di PT ASN harganya sebesar Rp1.800 perkilogram. Sedangkan di PT Syauqat sebesar Rp1.900 perkilogram. Jadi terjadi perbedaan pembelian di tingkat pabrik tersebut tergantung dari perusahaan itu sendiri.

Baca Juga  Ekowisata Penyu, Distinasi Wisata Baru di Sabang

Jika di PT Syauqat lebih mahal dengan PT ASN karena pembelian buah sawit oleh PT Syauqat dibeli buah bagus atau super. Sedangkan pihak PT ASN tidak banyak sotiran. Sehingga harganya lebih rendah.

“Namun harganya tetap sama walaupun harga beli di PMKS yang berbeda,” ungkap Reza.[Mus Calang| red 01]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *