halaman7.com – Banda Aceh: Ketua Dewan Pakar Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Pusat, Hendry CH Bangun, saat ini sedang terjadi tsunami berita, yang harus diwaspadai semua masyarakat.
Tsunami berita ini karena banyaknya media yang berdiri dan tentu banyaknya berita yang berseleweran, lalu lalang kepada semua pembaca. Dari banyaknya berita itu, tentu banyak pula berita yang tidak valid dan akurat.
Karenanya, tsunami berita ini memaksa orang mencari berita-berita yang kridibel dan layak dipercaya. Jika ini tidak bisa dibendung, maka bukan tak mungkin, era kejayaan media cetak akan bangkit kembali dan hal ini sudah terjadi disejumlah Negara besar di Eropa seperti Prancis.
Pernyatan tersebut disampaikan Hendry Ch Bangun, saat melantik kepengurusan JMSI Aceh Priode 2025-2030 di salah satu hotel di kawasan Peunayong Banda Aceh, Jumat 12 Juni 2026, malam.
Sementara itu, Ketua JMSI Aceh yang baru dilantik, Hendro Saky mengatakan, JMSI merupakan tempat berhimpun pemilik perusahaan pers.
Sebagai ketua, lanjut Hendro dirinya tentu mendapat banyak mandatory. Salah satunya adalah memastikan perusahaan pers di Aceh khususnya telah terverifikasi Dewan Pers.
Dijelaskannya JMSI Aceh bertekad untuk melahirkan produk-produk pers yang diterbitkan media siber berkualitas sesuai dengan kode etik dan prinsip jurnalistik. Artinya, seluruh pemberitaan yang disiarkan perusahaan pers yang tergabung dalam JMSI Aceh khususnya dapat dipertanggungjawabkan.
Pihaknya juga bertekad mewujudkan perusahaan pers yang sehat dengan membangun kolaborasi dengan semua pihak, termasuk dengan pemerintah.
Susunan Pengurus JMSI Aceh
Adapun susunan pengurus yang dilantik masing-masing Azhari sebagai Dewan Pembina dan Zulfadhli sebagai Dewan Pakar.
Kemudian untuk pengurus harian JMSI Aceh, Ketua Hendro Saky, Ihsan Yunadi sebagai Wakil Ketua, Gito Rolis sebagai Sekretaris, Junaidi sebagai Bendahara, dan Hendra Saputra menduduki jabatan Wakil Bendahara.
Kemudian Ketua Bidang Organisasi Muhammad Irfan, Sekretaris Bidang Organisasi Fery Saputra, Ketua Bidang Jurnalisme Berkualitas, Iranda Novandi, dan Sekretaris Bidang Jurnalisme Berkualitas, Ranti.
Kemudian Masrizal sebagai Ketua Bidang Platform Digital, Iskandar sebagai Sekretaris Bidang Platform Digital, Fachrul Razi sebagai Ketua Bidang Potensi Daerah, dan Ichdar Ifan sebagai Sekretaris Bidang Potensi Daerah.
Selanjutnya Ketua Bidang Usaha dan Pendanaan Ismail, Dedi sebagai Sekretaris Bidang Usaha dan Pendanaan, dan Muhammad Balia sebagai Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga serta Husni sebagai Sekretaris Bidang Hubungan Antar Lembaga.
Ketua Bidang Hukum dan Advokasi Imran Joni, Fauzi Yudha sebagai Sekretaris Bidang Hukum dan Advokasi, serta Dedi Iwaran menduduki jabatan Kepala Sekretariat.
Pelantikan pengurus daerah JMSI Aceh yang turut dihadiri Staf Ahli Gubernur Bidang Keistimewaan Aceh, SDM dan Hubungan Kerja Sama, Dr Husnan; Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan PRR, Edy Suharmanto; Walikota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, Bendahara Umum JMSI Pusat Akhiruddin Mahyuddin dan Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), Nasri Djalal.[ril | andinova]
















