Ketum Bhayangkari Bagikan 6.000 Paket Sembako untuk Masyarakat Aceh

Ketum Bhayangkari menyerahkan bantuan.[FOTO: H7 - dok humas polda]

halaman7.com – Aceh Tamiang: Memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB), Ketua Umum (Ketum) Bhayangkari, Juliati Sigit Prabowo, didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Aceh, Sari Ruddi, memabagikan 6.000 paket Sembako kepada masyarakat, Kamis 24 September 2026.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto menyampaikan, bantuan tersebut terdiri dari 4.000 paket dari Ketum Bhayangkari Pusat dan 2.000 paket dari Pengurus Daerah Bhayangkari Aceh.

Dari total itu, sebanyak 2.000 paket diserahkan langsung Ketum Bhayangkari di Desa Jamur Labu, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang.

Sementara paket lainnya, kata Joko, Juliati menyerahkan secara simbolis melalui virtual dan selanjutnya didistribusikan ke sejumlah daerah, yakni Kota Langsa sebanyak 1.000 paket, Bener Meriah 1.000 paket, Aceh Tengah 1.000 paket, Aceh Utara 500 paket, dan Bireuen 500 paket.

Selain sembako, Juliati Sigit juga menyerahkan 864 paket bantuan perlengkapan sekolah bagi anak-anak yang tersebar di Bener Meriah, Aceh Tengah, Langsa, dan Aceh Tamiang. Bantuan tersebut terdiri dari 379 paket untuk anak SD, 271 paket untuk anak SMP, dan 214 paket untuk anak SMA.

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum Bhayangkari juga menyerahkan 800 goodie bag berisi berbagai paket bantuan, di antaranya untuk 200 anak stunting, bantuan khitanan massal bagi 80 anak, bantuan bagi 100 ibu hamil, bantuan untuk pasien operasi katarak dan bibir sumbing sebanyak 20 paket, serta 400 pcs mainan untuk anak-anak,” ujar Joko dalam rilisnya, usai kegiatan.

Sumor Bor

Dalam kunjungannya ke Aceh Tamiang, Ketum Bhayangkari juga meresmikan 82 titik sumur bor dan instalasi air bersih untuk masyarakat. Bantuan dalam rangka Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 di Desa Jamur Labu, Kecamatan Rantau.

Baca Juga  Kapolda Aceh Silaturahmi ke DPRA

Juliati Sigit juga menandatangani prasasti bantuan sumur bor Bhayangkari Peduli. Selain itu, Ketua Umum Bhayangkari juga melakukan pemutaran kran air sebagai simbol dimulainya pemanfaatan fasilitas sumur bor bagi masyarakat.[ril | Antoedy]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *