Keuchik Gampong Baro Tempel Stiker PKH

halaman7.com – Langsa: Keuchik Gampong Baro, Kecamatan Langsa Lama, Wahyu Sadli, melakukan penempelan stiker di rumah warganya yang menerima bantuan program keluarga harapan (PKH).

Penempelan stiker ini merupakan sebagai bukti warga yang telah mendapatkan bantuan PKH di gampong (desa) setempat. Tujuannya, bahwa penerima PKH benar-benar layak untuk mendapatkan bantuan dimaksud, sehingga tidak ada warga yang tidak layak menerima mendapatkan bantuan.

Disela-sela kegiatan tersebut, Kamis 27 Februari 2020, Wahyu Sadli, menyebutkan, untuk tahun ini sebanyak 46 kepala keluarga (KK) yang nenerima bantuan PKH dan jumlah tersebut tidak peningkatan alias sama dengan tahun sebelumnya.

Dikatakan, bahwa untuk tahun ini nantinya akan dilakukan verifikasi kembali dalam penguatan data yang akan menerima bantuan PKH pada tahun mendatang.Tujuannya, agar penerima bantuan PKH benar-benar warga yang berhak menerima.

“Kita minta kepada dinas terkait agar dapat memberitahukan sebelum merealisasikan bantuan PKH, dalam rangka mencocokan data warga penerima bantuan PKH sehingga tepat sasaran sekaligus data yang singkron dengan pihak gampong,”jelasnya.

Diakuinya, data yang menerima PKH pada tahun sebelumnya sama sekali tidak ada melakukan kordinasi dengan pihak aparatur gampong, sehingga banyak warga yang datang melaporkan mempertanyakan bantuan tersebut.

“Makanya kita perlu singkronisasi data antara pihak gampong dengan Dinas Sosial (Dinsos) setempat,” ujarnya.

Penempelan stiker ini sebagai bukti bagi warga yang benar-benar layak menerima bantuan PKH.Selain itu, bagi warga yang menerima bantuan PKH dan merasa tidak layak menerima silakan melapor ke aparatur gampong yang nantinya akan dikembalikan kepada dinas terkait.

Diharapkan, kedepan tidak ada warga yang layak menerima bantuan PKH tidak dapat dan dalam pendataan tidak hanya berpedoman dengan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) saja, tapi bisa melakukan koordinasi dengan pihak aparatur gampong setempat untuk mensingkronisasi datanya.[Habib/red 01]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *