Di Aceh Tamiang, Tercatat Kini Ada 53 ODP

halaman7.com – Aceh Tamiang: Informasi Perkembangan Pencegahan dan Pengendalian Penyebaran Covid-19 (Corona) terkini di Aceh Tamiang bertambah sebanyak 5 ODP (Orang Dalam Pemantauan) yang sebelumnya 48 ODP kini menjadi 53 ODP.

Jumlah ini berdasarkan hasil pemeriksaan lanjutan Tim Dinas Kesehatan Aceh Tamiang melalui Puskesmas diseluruh wilayah ini yang terus berupaya melakukan pemeriksaan terhadap masyarakat daerah ini yang baru datang dari luar Kota untuk deteksi sedini mungkin penyebaran Covid-19.

Hingga, Rabu 1 April 2020, sebagaimana rilis yang diterima media ini, domisili 53 ODP tersebut tersebar di 11 Kecamatan dari 12 Kecamatan di Wilayah Kabupaten Aceh Tamiang.

Kecamatan kecamatan tersebut yakni Kecamatan Banda Mulia 1 ODP, Kejuruan Muda 4 ODP, Kecamatan Seruway 10 ODP. Selanjutnya Kecamatan Manyak Payed 7 ODP, Kecamatan Karang Baru 10 ODP, Kecamatan Sekerak 9 ODP, Kecamatan Kota Kualasimpang 4 ODP, Kecamatan Tenggulun 1 ODP, Kecamatan Tamiang Hulu 3 ODP, Kecamatan Rantau 3 ODP dan Kecamatan Bandar Pusaka yang 1 ODP.

Penambahan daftar ODP ini disinyalir berasal dari warga perantauan yang pulang ke Aceh Tamiang. Karenanya, dalam setiap kesempatan penyebaran informasi, baik Tim Gugus Tugas maupun Pemkab Aceh Tamiang beserta jajarannya selalu menghimbau untuk selalu menjaga kesehatan diri, ikuti semua petunjuk cara pencegahan Covid-19 (Corona) ini melalui imbauan maupun sosialisasi yang telah disampaikan kepada masyarakat.

Sedangkan untuk para perantau yang pulang ke Aceh Tamiang diharapkan dapat disiplin melakukan isolasi diri secara mandiri dirumah, hindari kontak langsung baik dengan keluarga maupun warga sekitar serta menjaga kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh. Sedianya, penanganan selanjutnya Dinas Kesehatan akan terus melakukan pemeriksaan dan pemantauan sebagai upaya deteksi dini.

Bupati Aceh Tamiang Mursil SH MKn beberapa hari ini secara langsung telah melakukan sosialisasi kebeberapa Kecamatan yang berada dikawasan pesisir Aceh Tamiang terkait kepulangan TKI Ilegal.

Mursil menghimbau agar masyarakat dapat bersinergi dengan Pemkab Aceh Tamiang dengan mengikuti semua himbauan yang telah dikeluarkan.

Hal ini semua dilakukan untuk kebaikan kita bersama dalam pencegahan Covid-19 dengan menerapkan hidup bersih dan sehat, menghindari kerumunan, diharapkan masyarakat Aceh Tamiang dapat terhindar dari Covid-19.

Mursil juga menegaskan kalau bukan mulai dari kita siapa lagi, karena kalau sudah ada yang positif maka akan menyebar ke yang lainnya.

Bukan hanya Kabupaten Aceh Tamiang bahkan seluruh dunia sangat berharap wabah Covid-19 segera hilang sehingga kehidupan dapat kembali seperti sediakala tanpa ada rasa kecemasan lagi.[ril/Antoedy]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *