Aceh Timur Targetkan Produksi 1,7 Juta Ton Padi

halaman7.com – Aceh Timur: Kabupaten Aceh Timur menargetkan 1,7 ton padi tahun ini atau 1,1 ton beras. Hal ini dihasilkan dari luas sawah di kabupaten tersebut mencapai 16.467 hektar, dimana mayoritas lahan sawah merupakan tadah hujan.

Hal tersebut terungkap saat Bupati Aceh Timur Hasballah Bin M Thaib  bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) membuka Gerakan Tanam Padi  di Desa Seuneubok Johan, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Rabu 17 Juni 2020.

Bupati Aceh Timur dalam arahannya mengharapkan, Pemerintah Aceh bisa membantu pengadaan pomponisasi disejumlah kecamatan seperti Ranto Peureulak, Idi Timur, Peureulak Barat, Peunarun dan Simpang Jernih, maka tentu hasil produksi gabah bisa lebih surplus.

“Hari ini kita akui sebagian kecamatan memiliki jaringan irigasi dan pompanisasi, tapi sebagian besar juga masih sawah tadah hujan,” kata Bupati yang akrab disapa Rocky itu.

Bupati berharap dukungan Pemerintah Aceh melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan, baik pengadaan pompanisasi ataupun jaringan irigasi. Mudah-mudahan kedepan Kabupaten Aceh Timur mampu menyediakan stok gabah untuk beberapa kabupaten/kota di Aceh, termasuk sebagian daerah di Sumatera Utara.

Begitu juga dengan jaringan irigasi sayap kanan, Rocky berharap segera selesai, sehinga 4.000 hektar sawah tadah hujan di Kecamatan Nurussalam dan Darul Aman bisa terairi. Jika hal ini terwujud akhir tahun ini, maka stok habah di 2021 akan lebih melimpah lagi.

“Apalagi petani sawah bisa melakukan penanaman padi setahun 2-3 kali per tahun,” ujar Rocky.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikiltura Aceh Timur, drh Muhammad Mahdi menyebutkan, gerakan tanam padi kali ini dalam rangka mendukung program ketahanan pangan dalam menghadapi pandemi Covid-19 didaerah itu.

“Luas sawah di Kabupaten Aceh Timur mencapai 16.467 hektar dan mayoritas lahan sawah tadah hujan,” ujarnya.

Target 1,1 Juta Ton Beras

Sementara itu Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh, Safrizal mengatakan para kepala daerah bersama kepala dinas didaerah di harapkan dapat menggenjot luas lahan tanam, baik lahan sawah atau lahan kering.

“Target kita tahun ini Aceh bisa memproduksi mencapai 1,7 juta ton padi atau 1,1 juta ton beras,” ujarnya.

Meningkatkan produksi, lanjut Safrizal, maka perlu dilakukan penanaman di lahan kering seperti padi darat atau padi gogo. Saat ini produksi gabah periode Januari – Mei 2020 telah memproduksi 1,1 ton gabah.

“Jadi sisa yang harus diproduksi periode Juni – Desember 2020 hanya 600.000 ton lagi,” ujar Safrizal.[Antoedy]

Facebook Comments
(Visited 11 times, 1 visits today)
41 views

Satu tanggapan untuk “Aceh Timur Targetkan Produksi 1,7 Juta Ton Padi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *