Senyum Bahagia Pelajar Kembali Terlihat, Rindupun Terobati

Catatan Eddyanto SST

ALHAMDULILLAH. Pagi tadi, Kamis 13 Agustus 2020 para pelajar dari semua jenjang pendidikan. Mulai SD hingga SMA di bawah naungan Kementerian Pendidikan maupun Kementerian Agama di Kota Langsa kembali bersekolah.

Mereka kembali belajar secara tatap muka pasca libur panjang akibat pandemi Covid-19. Sujud syukur para pelajar ini dan juga orang orangtua siswa tak terbendung. Karena sudah lebih kurang 6 bulan mereka tidak bersekolah secara normal (tatap muka) di sekolah.

Rindu

Disisi lain, anak anak atau para pelajar ini juga meluapkan rasa rindu mereka terhadap teman-teman dan juga guru mereka. Selama ini rasa rindu itu terbelunggu akibat pandemi Covid-19.

Memang proses belajar mengajar bagi para pelajar ini tidaklah berhenti total. Sempat  dilakukan secara daring atau via whatsApp maupun media lainnya yang difasilitasi pihak sekolah.

Namun proses belajar daring ini tidaklah efektif. Karena tidak semua anak memiliki handphone atau alat komunikasi android tersebut. Disamping keterbatasan dan kemampuan orangtua dalam mentransfer ilmu pengetahuan kepada putra-putri mereka.

Alhasil, tugas atau pembelajaran daring dari para guru disekolah tak mampu dicerna dan di serap oleh pelajar secara sempurna.

Darting

Malah yang lebih ironisnya lagi. Ada para orangtua yang sewot, darah tinggi naik (darting), emosi dan lainnya. Ini akibat permintaan anak-anak mereka untuk menyelesaikan tugas sekolah secara daring tersebut.

Bahkan tak dipungkiri. Kesewotan para orangtua ini juga sempat terluapkan dan viral di media sosial. Sebagaimana yang kita lihat di youtube dan lainnya.

Surat Walikota Langsa

Keputusan pembukaan kembali sekolah dan diperbolehkan belajar tatap muka ini seiring terbitnya Surat Walikota Langsa No 420/1987/2020 Tanggal 11 Agustus 2020 .

Dalam surat ini, Walikota Langsa Usman Abdullah selaku Ketua Gugus Percepatan Penangan Covid 19 daerah ini, merekomendasikan jajarannya terutama pihak terkait untuk proses belajar tatap muka. Tentunya dengan mengedapankan protokol kesehatan secara ketat.

Rakordinasi Kesiapan PBM

Sebelum keputusan rekomendasi Walikota Langsa ini tentang pembukaan sekolah dan belajar mengajar secara tatap muka terbit. Sudah dilaksanakan Rakor dengan Gugus Tugas dan  Forkopimda, dinas dan para Kepala Sekolah pada Senin 10 Agustus 2020 lalu di Aula PKK Sekretariat Daerah Kota Langsa .

Rapat Kordinasi ini membahas agenda kesiapan proses belajar mengajar (PBM) Tatap Muka bagi daerah Zona Kuning atau Zona Hijau di Kota Langsa

Gembira

Sementara itu para wali murid atau orangtua para pelajar ini umumnya merasa gembira dan bersyukur atas kembalinya ke sekolah anak anak  mereka .

Para orangtua mengaku, lebih kurang dalam enam bulan ini melihat anak-anak sudah sangat jenuh dengan proses belajar di rumah dan daring.

Edi, salah seorang wali murid mengharapkan semua pihak bisa memperhatikan protokol kesehatan secara ketat. Mengikuti aturan pemerintah baik pemerintah pusat, pemerintah daerah para guru dan murid/pelajar, tentang proses belajar mengajar berdasarkan Zona hijau dan Zona kuning di masa Covid-19 ini.

“Kita bersama berharap pandemi Covid-19 ini cepat berlalu,” ujar Edi yang pagi tadi ikut mengantar anaknya kembali ke sekolah. Setelah sekian lama tak menjalankan salah satu fungsi ayah (orang tua) terhadap anaknya.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *