Diklat 3 in 1 Sawit, Bagian Atasi Pengangguran

halaman7.com Aceh Tamiang: Bupati Aceh Tamiang Mursil mengikuti pembukaan Diklat Berbasis Kompetensi 3 In 1 Operator Mesin dan Peralatan Produksi Pabrik Sawit pada PMKS di Kabupaten Aceh Tamiang secara virtual melalui video conference di ruang rapat bupati, Selasa 29 September 2020.

Kata Mursil, diklat ini sangat bermanfaat dan dapat meningkatkan kualitas tenaga kerja khususnya pada industri minyak kelapa sawit.

“Ini juga sebagai wujud keseriusan Pemerintah Daerah untuk mengatasi masalah pengangguran yang ada di Kabupaten ini ,”sebutnya.

Pandemi Jadi Ancaman

Mursil juga menambahkan kondisi pandemi Covid-19 ini telah membuat negara mengalami ancaman dari berbagai sektor.

Meski begitu patur disyukuri. Karena 2020 ini Kabupaten Aceh Tamiang masih dapat melaksanakan pelatihan 3 in 1 sebanyak 2 angkatan. Dimana angkatan pertama terdiri dari 40 peserta yang dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan acara ini,” sambung Mursil.

Sebelumnya, Kepala Balai Diklat Medan Drs Indra Amin dalam vidcon tersebut mengatakan bahwa kegiatan Pelatihan 3 in 1 ini merupakan kegiatan pelatihan yang terselenggara atas kerjasama antara Balai Diklat Industri Medan dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang sejak tahun 2019 yang lalu.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Kerja Skill Development Centre (SDC) Kabupaten Aceh Tamiang yang sedang dijalankan.

Lanjut Indra,  penyiapan Tenaga Kerja Industri yang kompeten merupakan salah satu amanah yang telah dituangkan didalam UU No. 3 Tahun 2014 tentang perindustrian.

Dibuka

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri Kementrian Perindustrian yang diwakili Kapus Diklat Drs Dodi Marhati MM saat membuka Diklat ini mengatakan pembukaan angkatan ke 25 Diklat berbasis kompetensi.

Dikatakannya, pandemi Covid-19 saat ini banyak berdampak dalam beberapa aspek kehidupan sehari-hari. Baik berdampak pada aspek kesehatan, sosial dan ekonomi dan tentunya penularan virus ini masih berlangsung sampai sekarang.

Namun demikian Pemerintah tidak serta merta diam begitu saja. Telah banyak kebijakan dan langkah-langkah yang diciptakan oleh Pemerintah dalam mencegah Covid-19 tersebut.

“Saat ini adaptasi kebiasaan baru dinilai menjadi langkah efektif dengan menerapkan protokol kesehatan. Pemerintah juga melakukan berbagai upaya membantu masyarakat dalam segi ekonomi dengan membagikan berbagai bantuan.

Pemerintah juga tetap melakukan Diklat Berbasis Kompetensi yang ditujukan membantu masyarakat mendapatkan skill yang dapat membantu perekonomian masyarakat namun tetap dengan mengedepankan protokol kesehatan.[Antoedy]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *