Selesaikan Kisruh eksekutif dan Legislatif, PDC Dukung Eksponen 98

halaman7.com  Banda Aceh: Pidie Development Centre (PDC), satu lembaga swadaya masyarakat yang bergerak dibidang pemberdayaan masyarakat mendukung sepenuhnya inisiatif dari Eksponen 98 untuk mendamaikan (islah) antara eksekutif dan legislatif di Aceh.

Lembaga yang bermarkas di Pidie ini, menilai, memanaskan hubungan antara Pemerintah Aceh dalam hal ini Plt Gubernur dengan DPRA, sangat merugikan masyarakat Aceh. Bahkan bisa mengganggu ketentraman masyarakat.

Wakil Direktur PDC, Akbar Juanda, memanasnya hubungan dua lembaga penting di Aceh ini berdampak pada pembangunan di Aceh. Hal seperti ini seharusnya tak terjadi saat kondisi Aceh seperti sekarang ini.

Berbagai kelompok dan komponen masyarakat Aceh sedang bersinergi berperang melawan Covid-19, yang makin sulit terkendali di Aceh. Maka, layaknya kedua pihak berpikir jernih demi Aceh.

“Kita sangat mengapresiasi inisiatif Eksponen 98 ini. Semoga bisa segera menjadi jembatan untuk penyelesaian kisruh antara eksekutif dan legislatif,” ujar Akbar Juanda, Rabu 16 September 2020.

Dikatakan, dalam suasana seperti ini, masyarakat Aceh sangat mendambakan sinergi antar kedua lembaga untuk menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan dan kemasyarakatan. Bukan malah menciptakan masalah baru.

“Kami yakin tidak ada yang tidak bisa diselesaikan. Asalkan kedua belah pihak mampu menahan diri,” tegas Juanda.

Secara terpisah, Nasrul Sufi, salah seorang Eksponen 98 saat dihubungi menyatakan, kedua belah pihak masih bisa duduk satu meja untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul saat ini.

“Untuk itu, kami dari eksponen 98 sangat mengapresiasi jika ada pihak yang mendukung usaha kami, demi kebaikan Aceh,” tegas Nasrul Sufi.[andinova | red 01]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *