Tambal Ban Gampang, Tapi Butuh Tenaga Ekstra

Catatan: Eddyanto

Eddyanto
Eddyanto

PEKERJAAN  ini, terlihat sungguh sederhana, gampang, namun butuh ekstra tenaga.

Ya, anggapan tersebut sah-sah saja. Namun dibalik itu semua, kehadiran para tukang tambal ban ini (sepeda, sepeda motor maupun mobil) sangat besar manfaatnya bagi warga. Terutama para pemilik kenderaan bermotor.

Lagi diburu waktu menuju tempat kerja pagi-pagi atau sedang santai jalan sore bersama keluarga. Menjemput dan mengantar anak sekolah. Tiba-tiba ban kenderaan anda bocor terkena paku atau benda lainnya. Maka kehadiran tukang tambal ban ini menjadi yang paling anda anda cari.

Bahkan saat ban kenderaan anda bocor, anda tentu berharap semoga ada tukang tambal ban di dekat lokasi kejadian. Sehingga anda tidak perlu mendorong sepeda motor anda terlalu jauh.

Dengan hanya Rp10 ribu saja (tarif atau angkos tambal standar), Insya Allah ban sepeda motor anda yang bocor sudah bisa baik kembali.  Andapun bisa kembali meneruskan tujuan perjalanan anda.

ban bekas. FOTO h7 – eddyanto –

Ban Bekas

Sementara itu, satu lagi penjual jasa yang paling kita cari yakni pedagang  ban bekas.

Ya, usaha ban bekas ini juga cukup memberi manfaat besar bagi masyarakat kita. Apalagi terlebih dimasa pandemi seperti saat ini.

Sulitnya lapangan pekerjaan, banyaknya pekerja yang di PHK. Melambungnya harga kebutuhan pokok masyarakat tentu kita akan beralih ke produk yang lebih terjangkau kantong.

Bila membeli ban sepeda motor baru harganya bisa ratusan ribu rupiah. Maka dengan ban bekas mungkin kita hanya mengeluarkan uang sebesar Rp30 ribu saja.

“Itu sudah termasuk ongkos pasang,” sebut Iwan salah seorang pedagang ban bekas yang mangkal di seputaran Jalan A Yani Langsa, Jumat 18 September 2020.

Intinya, jangan anggap remeh satu pekerjaan, siapa dia yang melakukannya. Sebab, sebagai sesame manusia, kita saling membutuhkan. Untuk itu, marilah saling menghargai satu sama lain.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *