MTsS Terpadu Langsa Tetap Kampanyekan Protkes dan 3 M

Catatan Eddyanto

SEKOLAH adalah tempat menimba ilmu. Tempat dimana kita dan generasi berikutnya dididik untuk menjadi insan terampil. Berilmu dan tentunya beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT.

Namun, dimasa masa pandemi Covid-19 atau mewabahnya virus corona yang telah memasuki rentang 8 bulan ini. Aktifitas sekolah, proses belajar mengajar (PBM) di sekolah menjadi tidak sehat dan teratur. Bahkan sekolah secara tatap muka harus tutup dan berganti Belajar Dari Rumah atau daring.

Kondisi tutupnya sekolah ini dan bilapun beraktifitas sangat sangat terbatas juga dirasakan sejumlah sekolah di wilayah Kota Langsa Provinsi Aceh di semua jenjang tingkatan.

Namun, kondisi yang tidak kita inginkan ini. Memang harus dilakukan dalam rangka dan upaya mencegah penyebaran covid 19 di lingkungan sekolah yang bisa saja menyerang para siswa/ pelajar serta guru dan tenaga pendidik.

Antisipasi

Guna mengantisipasi serta mencegah penyebaran Covid-19 ini. Sekolah-sekolah di wilayah Kota Langsa sebenarnya sudah mempersiapkan protokol kesehatan secara ketat.

tempat mencuci tangan di halaman sekolah. FOTO h7 – Edyyanto –

Salah satunya adalah dengan menyediakan air tempat mencuci tangan. Menyediakan sabun, hand sanitizer, serta menjaga jarak dengan meminimkan jumlah murid atau pelajar disetiap kelas serta jarak meja bangku yang agak terpisah serta pengatur suhu tubuh.

Sebagaimana pantauan halaman7.com, Selasa 20 Oktober 2020. Salah satu sekolah di lingkungan Kementerian Agama, Madrasah Tsanawiyah Swasta Terpadu Kota Langsa – Yayasan Pendidikan Islam Ikhlas Beramal (YPIIB) – di kawasan jalan Islamic Centre PB Beuramo Kecamatan Langsa Barat. Sekolah sudah sangat baik dalam mengantisipasi kemungkinan menyebarnya virus Covid-19 di lingkungan sekolah ini.

Wadah tempat mencuci tangan tampak berdiri gagah disisi kiri kanan teras depan utama sekolah ini. Juga kebersihan lingkungan sekolah dan kelas  cukup dijaga. Mungkin hanya satu yang masih sangat belum membanggakan bagi sekolah ini yaitu belum memiliki pagar yang permanen.

Sebagaimana terpantau, sekolah yang dipimpin Kepala Madrasah, Rosmawati SPd ini, juga harus kembali menutup pembelajaran tatap muka. Kembali belajar dari rumah seiring terbitnya surat Walikota Langsa yang meminta kembali pemberlakuan Belajar Dari Rumah (BDR).

Saat ini, di sekolah yang memiliki kelas unggulan Tahfiz Quran (penghafal Alquran) ini hanya anak-anak inilah yang masih belajar. Tetap mengedepankan protokol kesehatan secara ketat.

Pihak sekolah dalam hal ini dewan guru selalu mengingatkan dan mengkampanyekan protokol kesehatan kepada siswa/i nya dengan 3 M. Untuk selalu mencuci tangan dengan sabun di air mengalir. Menggunakan hand sanitizer, memakai masker atau faceshield dan menjaga jarak (phisycal distancing).

Kita semua berdoa dan berharap, semoga pandemi ini cepat berlalu[]

Facebook Comments
(Visited 44 times, 1 visits today)
106 views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *