Sosok Apit Wehen di Mata Indah

halaman7.com Banda Aceh: Kepergian seniman teater Aceh, Erwinsyah atau dikenal dengan nama teater Apit Wehen memiliki kenangan tersendiri bagi anak-anak Sanggar Mitra Kencana, Banda Aceh.

Salah satunya Indah, anggota cilik Sanggar Mitra Kencana. Sebab, kala Indah bersama sejumlah teman-temannya saat aktif di sanggar masih duduk di bangku sekolah jenjang taman kanak-kanak dan SD.

Indah mengaku merasa sangat terkenang saat ia bersama almarhum sempat mengabadikan selembar foto yang di abadikan di belakang layar, delapan tahun lalu. Saat pementasan teater Karya Ketua Dewan Kesenian Aceh dan suaminya, Kak Maida (Nur Maida ) dan T Jaunuarsya (Ampon Yan) di Taman Budaya Banda Aceh.

“Peran kami sebagai ayah dan anak. Bagi saya, almarhum bukan hanya ayah dalam panggung pementasan atau senior dalam dunia seni peran. Tapi layaknya seorang paman dan keponakan di dunia nyata,” ujar Indah, Sabtu 3 Oktober 2020.

Ia mengenang sosok Indah kecil, yang suka berdiri di depan vespa dan di bawa jalan-jalan sore oleh almarhum. Betul, sejak dari Taman Kanak-Kanak saya sudah mengenal sosoknya melalui Sanggar Mitra Kencana.

“Lebih dari 15 tahun tidak ada yang berubah dari sosok Om Wen (panggilan Indah untuk almarhum). Pemberi petuah, tetap ceria, suka memulai pembicaraan dengan cerita lucu versinya,” kenang indah.

INFO Terkait:

“Sesungguhnya kita semua adalah milik Allah, dan kepada-Nya lah kita semua pasti akan kembali,” lanjut Indah mengutif salah satu ayat Al-Quran Surat Al-Baqarah 156.

Indah berdoa, semoga apa yang om Wen lakukan selama di dunia menjadi amal jariyah. Allah beri sebaik-baik tempat, diampuni segala dosa dan diterima segala amalan. Aamiin Allahuma Aamiin. Innalillahi Waiinnailaihi Rajiun.[andinova | red 01]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *