Harga Kopi Naik, Penyebaran Covid-19 Menurun di Bener Meriah

halaman7.com Redelong: Musim panen dan membaiknya harga kopi Gayo saat ini diyakini menjadi faktor penting penurunan angka terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bener Meriah.

Hal ini dinyatakan Bupati Bener Meriah, Tgk Sarkawi melalui Jubir Penanganan Covid-19 Bener Meriah, Khalisuddin, Senin 16 Oktober 2020.

“Alhamdulillah, musim panen kopi telah menyibukkan masyarakat di Dataran Tinggi Gayo Kabupaten Bener Meriah yang umumnya petani. Situasi ini secara tidak langsung membuat masyarakat mengurangi interaksi sosial. Kondisi ini sangat menguntungkan dalam pencegahan penularan Covid-19,” kata Khalisuddin.

Soal harga kopi terkini. Dijelaskan berdasarkan informasi dari Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bener Meriah, Sayutiman serta Ketua Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) Aceh, Armia juga sudah membaik dengan kisaran harga Rp8.000-Rp8.500 perbambu gelondongan.

“Walaupun harga belum normal seperti sebelum Pandemi Covid-19 dengan kisaran Rp10.000 ke atas. Namun telah membuat petani bergairah dan tentu mengkonsentrasikan diri dan keluarga beraktivitas di kebun,” ungkapnya.

Faktor lainnya lanjut Khalisuddin, tingkat kesadaran masyarakat juga semakin baik. Hal ini ditunjukkan dengan penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) yang makin baik.

Selanjutnya, dari amatan di lapangan, kebiasaan saling mengingatkan juga sudah sangat baik.

“Masyarakat sudah mulai membiasakan diri untuk saling mengingatkan, dan merasa tidak nyaman jika ada yang tidak menerapkan Prokes,” ujarnya.

Bupati juga sangat mengapresiasi peran dan kerjasama seluruh jajaran Satgas serta dukungan berbagai pihak. Yakni TNI, Polri serta unsur pemerintahan vertikal lainnya seperti Kemenag, Kejaksaan, Pengadilan, Mahkamah Syar’iyah dan lain-lain sangat mempengaruhi terciptanya kondisi ini.

INFO Terkait: 

Tren Covid Menurun

“Walaupun tren penyebaran Covid-19 sudah turun drastis. Pemerintah Bener Meriah beserta Satgas Penanganan Covid-19 mengingatkan agar masyarakat tetap waspada. Jangan lengah serta saling mendukung. Bersama meraih kehidupan normal yang diidam-idamkan,” ajak bupati.

Sementara untuk data Covid-19 hingga hari ini dirincikan Khalisuddin, suspect sebanyak 97 orang, selesai pemantauan 92 orang, dalam pemantauan 1 orang dan dalam perawatan 4 orang.

Selanjutnya pasien probable sebanyak 28 orang, selesai pemantauan 21 orang, dalam pemantauan 2 orang, meninggal 3 orang dan dirawat tercatat 2 orang.

Berikutnya akumulasi positif sebanyak 159 orang. Dinyatakan sembuh 121 orang, meninggal dunia 7 orang, menjalani isolasi mandiri 27 orang dan dirawat tercatat 4 orang.[ril | red 01]

Facebook Comments
(Visited 9 times, 1 visits today)
59 views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *