Tidak Ada Penolakan Pemakaman Korban Covid-19 di Aceh Tamiang

halaman7.com – Aceh Tamiang: Seorang warga Purwodadi, Kecamatan Kejuruan Muda, SI (48 tahun) meninggal dunia karena sakit  dan terkonfirmasi positif Covid-19, Sabtu 12 Juni 2021.

Jenazah dimakamkan pada hari itu juga pukul 17.00 WIB di TPU daerah setempat Blok V Desa Sungai Liput.

Pelaksanaan pemakaman dengan Prokes petugas Covid-19 dibantu personel Babinsa Koramil Kejuruan Muda, Serda Lamres Situmorang, Kanit Intel Bripka Syahuddin Syah dan Bhabinkamtibmas Aiptu Hendra, Datok Desa Purwodadi, Gamal Eka Putra, Imam Desa Darisman, relawan dan warga desa.

Sebelumnya, SI mengalami sakit sesak nafas dan sempat dirawat di ruangan Pinere RSUD Aceh Tamiang. Hasil rapid tes antigen reaktif dan hasil Swab PCR Laboratorium Litbangkes Aceh positif  Covid-19.

Karena sesak nafas yang dirasakan SI semakin berat. Pasien sempat dirujuk ke Rumah Sakit Bina Kasih Medan, Sumatera Utara untuk menjalani perawatan intensif sesuai SOP.

Tak Perlu Resah

Pemakaman korban Covid-19 ini berjalan lancar dan tanpa ada kendala. Komandan Kodim (Dandim) Aceh Tamiang, Letkol Cpn Yusuf Adi Puruhita mengimbau masyarakat tidak perlu resah. Bila ada seorang warga meninggal dunia dan terkonfirmasi positif Covid-19, tetap dimakamkan sesuai Prokes oleh petugas.

Imbauan Dandim ini terkait pemberitaan media massa di sejumlah daerah. Dimana masih terjadi penolakan oknum masyarakat yang tidak menerima pemakaman jenazah terkonfirmasi positif covid-19.

“Kekhawatiran yang berlebihan akan menimbulkan kesalahpahaman dan keresahan dari pihak keluarga yang mengalami kemalangan,” kata Dandim, Sabtu 12 Juni 2021.

Dikatakan, Alhamdulillah di Kabupaten Aceh Tamiang masyarakatnya selalu menghargai satu dengan yang lain. Sehingga saat ini, tidak ada penolakan pemakaman jenazah positif Covid-19 di Aceh Tamiang.

“Semua berlangsung aman dan lancar sesuai Prokes petugas,” jelas Dandim.[Antoedy]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *