Bantu Korban Covid-19, Polri Siapkan 1.000 Oksigen Konsentrator

halaman7.com Jakarta: Polri mempersiapkan 1.000 oksigen konsentrator untuk warga yang terpapar virus corona. Bantuan tersebut bakal disalurkan ke Rumah Sakit (RS) Polri dan beberapa rumah sakit rujukan Covid-19 di seluruh Indonesia.

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, bantuan 1.000 konsentrator oksigen tersebut diberikan utamanya untuk masyarakat yang terpapar virus corona. Dengan adanya bantuan tersebut, diharap mampu memenuhi kebutuhan untuk warga dan rumah sakit yang kekurangan oksigen.

Pemberian bantuan ini, kata Jenderal Sigit, untuk mengantisipasi kekurangan dari ketersediaan oksigen bagi pasien Covid-19. Khususnya, untuk rumah sakit di wilayah-wilayah yang Bed Occupancy Rate (BOR) mengalami peningkatan.

Apalagi, beberapa waktu terakhir beberapa rumah sakit mengalami peningkatan BOR hingga angka 90 persen. Dengan begitu, sehingga muncul beberapa kasus kekurangan oksigen bagi pasien yang terpapar virus corona.

“Ini merupakan bagian-bagian upaya kami untuk bisa memenuhi kebutuhan oksigen. Khsusunya di beberapa wilayah yang angka BOR-nya meningkat,” ujar mantan Kapolda Banten ini saat melepas bantuan oksigen konsentrator di Mabes Polri, Selasa 3 Agustus 2021.

Kapolri menyebut, saat ini masih ada 12 wilayah yang mengalami peningkatan BOR.

Tinjau Vaksinasi Massal

Sementara itu, hari ini, Kapolri juga meninjau program vaksinasi massal Covid-19 yang diinisiasi Unit Desa Presisi (UDP), Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB, Aktivis Inspira (Ormas Kepemudaan), dan Mabes Polri.

Adapun pelaksanaan vaksinasi ini dilakukan di gedung Graha Widya Wisuda dan kampus IPB Bogor selama dua hari, yakni tanggal 3 dan 4 Agustus 2021.

Kapolri menuturkan, angka Covid-19 di Indonesia saat ini masih cukup tinggi. Meskipun ada penurunan secara nasional. Untuk itu, perlu kerja keras agar Indonesia cepat terbebas dari pandemi, salah satunya melalui percepatan vaksinasi.

Di wilayah Bogor yang menjadi penyangga ibu kota sangat penting untuk segera digarap dengan cepat. Karena angkanya masih sekitar 16 persen. Sehingga butuh akselerasi dan diharapkan dengan memanfaatkan hari kemerdekaan ini, maka akselerasi vaksinasi bisa dilaksanakan.

Mantan Kabareskrim Polri ini berharap, kegiatan vaksinasi semakin hari samakin meningkat. Bagi masyarakat yang masih takut untuk mengikuti vaksinasi, diminta untuk tidak takut lagi.[ril | red 01]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *