Kapolri bersama Kapolda se Indonesia Bahas vaksinasi Covid-19

halaman7.com Banda Aceh: Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bersama Kapolda se Indonesia melakukan pertemuan via video conference (Vidcon). Membahas percepatan vaksinasi Covid-19 di Indonesia.

Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada bersama Wakapolda Brigjen Pol Raden Purwadi ikut serta dalam Vidcon tersebut dari Mapolda Aceh, Rabu 4 Agustus 2021.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy dalam siaran pers singkatnya menyebutkan, vidcon yang digelar itu dipimpin Kapolri dari ruang Pusdalsis, Mabes Polri Jakarta.

“Vidcon itu diantaranya membahas agenda persiapan percepatan vaksinasi Covid-19 di Indonesia,” ujar Kabid Humas.

Ada sejumlah pembahasan dan analisis evaluasi (anev) terkait percepatan vaksinasi. Kapolri juga membahas strategi pengendalian Covid-19. Dengan melakukan Prokes ketat. Perkuat 3 T dan vaksinasi massal.

Kapolri juga menyampaikan hasil survei charta politika terkait vaksinasi di Indonesia. Merekomendasikan untuk melakukan edukasi dan sosialisasi secara masif kepada masyarakat. Dengan menggandeng tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan influencer terkait program vaksinasi.

Kapolri dalam slide paparannya menyebutkan untuk gandeng organisasi kemasyarakatan dan politik, rekan aktivis, relawan serta para penggiat kemanusiaan. Untuk melakukan percepatan vaksinasi di wilayah masing-masing.

Dalam vidcon itu juga disampaikan terkait sosialisasikan gerai vaksin yang stasioner atau tempat-tempat vaksin lainnya secara massif.

Lebih lanjut, Kapolri menyampaikan terkait distribusi vaksin lanjutan berdasarkan sumber Kemenkes RI. Bahwa jumlah vaksin yang akan diterima Indonesia pada bulan ini sebanyak 78.030.900 dosis. Untuk itu diperlukan akselerasi vaksinasi dengan meningkatkan target vaksinasi harian.

Jumlah vaksin yang akan diterima bervariasi agar diatur pengaturannya berdasarkan jenis vaksin. Dengan mengatur jenis variasi agar dosis 1 dan 2 masih 1 jenis vaksin. Serta perhatikan jumlah dan jenis vaksin yang masuk.

Kapolri di akhir slide paparannya, menyampaikan terkait dukungan vaksinasi bagi masyarakat yang terkendala NIK. Agar masyarakat tanpa NIK bisa dilakukan vaksin.[ril | red 01]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *