Siswa Taruna Nusantara Wawancarai Dandim Aceh Timur

halaman7.com – Langsa: Dua siswa-siswi SMA Taruna Nusantara, Muhafiz Valerian HS dan Tiara Tutur Wibowo, Senin 25 Oktober 2021 “sowan” ke Kodim Aceh Timur.

Mereka diterima langsung Komandan Kodim (Dandim) Aceh Timur, Letkol Czi Hasanul Arifin Siregar di Makodim.

“Kedatangan kami menghadap Bapak Dandim dalam rangka melaksanakan tugas mandiri siswa kelas X SMA Taruna Nusantara, untuk melakukan wawancara,” ucap Muhafis.

Dijelaskan, dimana wawancara atau interviu merupakan kegiatan tanya-jawab secara lisan untuk memperoleh informasi. Bentuk informasi yang diperoleh dinyatakan dalam tulisan, atau direkam secara audio, visual, atau audio visual. Wawancara merupakan kegiatan utama dalam kajian pengamatan.

Tradisi Akademik
Wawancara terhadap Dandim ini merupakan tradisi akademik yang wajib dilaksanakan siswa-siswi SMA Taruna Nusantara pada kelas X. Untuk dapat menggali ilmu dan menambah pengalaman dari seorang tokoh di wilayah atau salah satu Unsur Forkopimda Kota Langsa.

Pada kesempatan itu, Dandim Aceh Timur Letkol Czi Hasanul Arifin Siregar, mengisahkan masa sekolahnya hingga bisa menjadi seorang TNI dan menjabat sebagai Dandim seperti saat ini.

“Kita sebagai siswa harus memiliki konsep 0104 untuk menggapai cita-cita. Konsep 01, sebagai siswa kita harus memiliki tujuan. Sedangkan 04 artinya, siswa harus bisa merencanakan, pelaksanaan rencana (action atau do it), fokus dan terakhir berdoa,” sebut Dandim.

Artinya, kita harus memiliki tujuan, mau kemana setelah menamatkan pendidikan, menjadi TNI-Polri, dokter, insinyur dan lain-lain. Setelah itu, rencanakan dengan matang untuk mewujudkan tujuan tersebut.

Selanjutnya, pelaksanaan rencana atau action, do it dari cita-cita yang kita inginkan mulai dilaksanakan. Kemudian, fokus dalam mengejar cita-cita yang kalian impian,” terang  Dandim.

Tantangan Berat
Mengapa harus fokus? Menurut Dandim, tantangan generasi muda saat ini sangat berat. Banyak hal-hal yang bisa menjerumuskan kalian dengan membuang waktu hanya dengan bermain game online, balapan liar, duduk di cafe-cafe hanya untuk melihat gadget.

Terakhir, berdoa. Serahkan semua kepada Allah SWT, minta ridha dari orang tua dan guru-guru mu, jangan sekali-sekali membentak dan melawan.

Kalau orang tua dan guru sudah ridha, maka akan mudah mencapai cita-cita.[Antoedy]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *