Lima Dosen STMIK Lulus Sertifikasi Dosen

Lima dosen STMIK Indonesia Banda Aceh yang lulus sertifikasi.[FOTO: h7 - ist]

halaman7.com – Banda Aceh: Lima dosen tetap Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Indonesia Banda Aceh dinyatakan lulus sertifikasi dosen (Serdos SMART) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sesi-1 2022.

Kabar gembira tersebut datang dari Kemendikbud melalui aplikasi Sister, Kamis 11 Agustus 2022, berupa pengumuman kelulusan Serdos sesi 1.

STMIK Banda Aceh

Ada 5 dosen STMIK Indonesia Banda Aceh yang dinyatakan lulus tersebut adalah Dosen Program Studi Manajemen Informatika:

  1. Fauzan Putraga Albahri SPdi MPd Bidang Ilmu Bahasa Inggris,
  2. Ismail ST MM, Bidang Ilmu Manajemen Informatika,
  3. Rizaldi Akbar ST MM, Bidang Ilmu Sistem Informasi,
  4. Taufiq Iqbal MKom MM, Bidang Ilmu Manajemen Informatika,

Serta satu Dosen Program Studi Sistem Informasi yaitu, Adi Ahmad SKom MKom MM, dosen Sistem Informasi.

Sebelumnya beberapa tahapan panjang telah diikuti para dosen ini. Dimulai dari penetapan bakal calon peserta Serdos hingga penyusunan PDD-UKTPT (Pernyataan Diri Dosen untuk Unjuk Kerja Tri Dharma Perguruan Tinggi). Unjuk kerja ini dalam bentuk video untuk unsur pengajaran dan unjuk kerja lain dalam bentuk narasi tertulis (unsur penelitian dan pengabdian masyarakat).

PDD-UKTPT ini disusun dosen yang disertifikasi. Kemudian di submit langsung pada aplikasi Sister. Keberhasilan para dosen untuk mendapatkan sertifikasi tersebut tidak lepas dari dukungan dan pendampingan yang dilakukan Ketua LPPM AMIK Indonesia, Muhammad Wali ST MM, selaku detaser dalam program membimbing dosen muda dalam pencapaian kelulusan Serdos SMART 2022.

“Keberhasilan lima dosen ini akan memberikan penguatan kepada kampus STMIK Indonesia Banda Aceh. Dengan bertambahnya dosen yang professional,” kata H Lukman Ahmad SE MM selaku Ketua STMIK Indonesia Banda Aceh.

Dengan lulusnya sertifikasi mengidentifikasikan dosen sebagai tenaga pendidik yang professional. Berarti memiliki tanggung jawab secara moral yang harus diimplementasikan dalam proses belajar mengajar, penelitian dan melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Baca Juga  Giliran Tumbok Lado dan Pucok Reubong Atam Akan Didaftarkan HAKI

Sertifikat pendidikan yang diberikan kepada dosen melalui proses sertifikasi adalah bukti formal pengakuan terhadap dosen sebagai tenaga profesional pada jenjang pendidikan tinggi.

Dengan bertambahnya 5 dosen tersertifikasi sesi-1 2022 ini, STMIK Indonesia Banda Aceh memiliki total 9 dosen tersertifikasi sejak 2017.[ril | red 01]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.