Langsa dan Aceh Timur Hibah Tanah ke Kemenag

peluncuran digitalisasi sekolah di Langsa.[FOTO: h7 -ist]

halaman7.com – Langsa: Pemko Langsa dan Pemkab Aceh Timur mengibah tanah untuk Kementerian Agama (Kemenag). Dengan harapan tanah tersebut dapat digunakan untuk keperluan pengembangan madrasah dan urusan keagamaan.

Kakan Kemenag Kota Langsa, Drs H Hasanuddin MH, mengatakan, Kemenag Langsa menerima hibah aset berupa tanah untuk kemajuan dan kelanjutan madrasah terpadu ini, pada 11 Agustus 2020 dari Pemko Langsa seluas 11.860 M.

Lalu pada 30 Agustus 2022 Pemkab Aceh Timur juga menghibah tanah seluas 18.608 M dengan total 30.486 M (lebih kurang 3,04 ha/3 Ha 1 rante-red).

Penegrian MI dan MTs

Untuk itu, Kakan Kemenag langsa meminta Kanwil untuk memprioritaskan penegrian MI dan Tsanwiyah yang ada di madrasah terpadu ini. Juga mohon untuk melanjutkan pembangunan gedung yang belum selesai dan tahun ini sudah mendapat 6 RKB.

“Selain itu, pada 18 Agustus 2022, Pemko Langsa juga menghibah tanah seluas 4.547 M, untuk lokasi Gedung KUA dan Manasik Haji di Kecamatan Langsa Barat,” ujar Kakan Kemenag Langsa saat peluncuran madrasah digital se-Kota Langsa di Komplek Madrasah Terpadu Langsa, Kamis 22 September 2022.

Pj Walikota Langsa yang diwakilkan Staf Ahli Pemko Langsa, Ir Abdul Qayum, mengatakan sudah semestinya pemberian tanah hibah ini untuk Kemenag guna untuk dunia pendidikan.

Hal senada juga diutarakan, Pj Bupati Aceh Timur yang diwakilikan Kepada BPKAD, Irfan Kamal. Disampaikan, inilah bentuk kepedulian pemerintah dalam memberikan hibah tanah kepada Kemenang agar dipergunakan dengan sementinya.

Pada kesempatan itu, Kanwil Kemenag Aceh menerima proses penyerahan dokumen hibah tanah. Lalu mengunjungi Madrasah Ibtidaiyah (MI) Terpadu kelas digitalisasi.

Lalu, meninjau expo madrasah, peninjauan perkemahan Pramuka dua bahasa, kunjungan ke KUA Langsa Barat serta berakhir meninjau MI Tahfid Al Mubarak, Langsa.

Baca Juga  Sabang Dukung Penuh Transformasi Digitalisasi Pendidikan Madrasah di Aceh

Sebelumnya, Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama (Kakanwil Kemenag) Aceh, Dr H Iqbal, meluncurkan Madrasah Digital se-Kota Langsa.

“Hari ini merupakan sejarah baru, kita semua jajaran Kemenag bahagia atas komitmen dan ikhtiar cerdas serta bergerak menyesuaikan dengan perkembangan zaman melalui transformasi digital saat ini,” sebut Iqbal.

Dikatakan, memperkenalkan digital sebagai role model dan media pembelajaran menuju madrasah yang lebih baik nantinya. Digitalisasi dalam dunia pendidikan merupakan kebutuhan dan keharusan.

Akan menjadi salah dan kerugian besar jika madrasah tidak memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran dan pendidikan.

“Tidak boleh merasa puas diri dengan prestasi yang diperoleh. Terus berupaya meningkatkan prestasi setinggi mungkin dan transformasi digital adalah salah satu ikhtiar mengatasi ketertinggalan,” pesannya.[ril | Antoedy]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.