halaman7.com – Aceh Tamiang: Upaya pemulihan ekonomi Aceh Tamiang, Pemerintah Pusat dukung Pemkab Aceh Tamiang untuk masyarakat Aceh Tamiang melalui penguatan kapasitas pelaku usaha dan pemanfaatan teknologi digital.
Salah satunya melalui Program Inkubasi Startup Jasa Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang diikuti 150 peserta di Aula Setdakab Aceh Tamiang, Sabtu 29 Agustus 2026.
Program yang diselenggarakan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (RI) tersebut mengusung tema “Ekraf Peduli: Pulih Bersama, Bangkit Berjaya untuk Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana.”
Mewakili Bupati Aceh Tamiang, Plt Sekretaris Daerah Aceh Tamiang, Drs Syu’aibun Anwar, mengapresiasi perhatian dan dukungan pemerintah pusat dalam pemulihan pasca bencana di Aceh Tamiang. Banjir memberikan dampak besar terhadap masyarakat dan UMKM di Aceh Tamiang. Kondisi tersebut menjadi tantangan dalam pemulihan ekonomi masyarakat Aceh Tamiang.
“Banjir telah memberikan dampak besar terhadap masyarakat dan UMKM. Kami mengapresiasi dukungan pemerintah pusat dan berbagai pihak dalam proses pemulihan. Seperti program saat ini yang di lakukan pemerintah pusat. Semoga melalui kegiatan ini masyarakat Aceh Tamiang dapat kembali bangkit dan mengembangkan usahanya,” ujarnya
Menurutnya, adanya program ini masyarakat mendapatkan peningkatan kapasitas SDM agar mampu bersaing di era digital sekarang. Ia mendorong 150 peserta untuk serius dalam mengikuti pelatihan, serta dapat mengembangkan ide usaha, berani menghadapi kegagalan dalam usaha.
Sementara itu, Plt Direktur Jasa TIK Direktorat Aplikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif RI, Tri Wahyudi, mengatakan program tersebut bertujuan membantu masyarakat Aceh Tamiang kembali menjalankan dan mengembangkan usaha melalui pemanfaatan teknologi digital.
Peserta mendapatkan pembekalan mengenai pengelolaan bisnis digital, termasuk pencatatan keuangan melalui aplikasi gratis, serta pendampingan dalam validasi ide, riset pasar, pengembangan produk, hingga pembangunan jejaring kolaborasi.
Tri berharap program tersebut dapat mendorong lahirnya startup di bidang Jasa TIK serta dalam pemakaian AI yang lebih memudahkan, sekaligus mendukung pengembangan subsektor ekonomi kreatif lainnya.
Kegiatan turut dihadiri para Kepala SKPK, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe, Wakil DPRK,narasumber dan fasilitator, insan pers, peserta, serta undangan lainnya.[ril | Antoedy]

















