halaman7.com – Banda Aceh: Perkumpulan Istri Karyawan Bank Aceh Syariah (Pikabas) menunjukkan komitmen sosialnya dengan menggelar aksi kemanusiaan untuk membantu warga terdampak banjir di beberapa wilayah Aceh.
Aksi bertajuk “Pikabas Peduli” ini tidak hanya menyasar kebutuhan logistik dasar. Tetapi juga menghadirkan layanan kesehatan gratis dengan melibatkan tenaga dokter spesialis.
Rangkaian kegiatan ini dimulai pada Kamis, 8 Januari 2026, ditandai dengan pelepasan rombongan bantuan oleh Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Fadhil Ilyas, bertempat di area UMKM Expo, Lampineung, Banda Aceh.
Ketua Umum Pikabas, Ernita Fadhil Ilyas, menjelaskan penyaluran bantuan dilakukan secara maraton menyisir titik-titik terdampak di Aceh Timur, Aceh Tamiang, hingga Panton Labu. Bantuan yang disalurkan dirancang untuk memenuhi berbagai aspek kebutuhan warga, mulai dari pangan, sandang, hingga pendidikan.
“Kami membawa amanah berupa paket sembako, perlengkapan shalat, perlengkapan tidur (kasur dan selimut), hingga kebutuhan khusus untuk anak-anak seperti snack dan perlengkapan sekolah agar mereka tetap semangat belajar meski di tengah kondisi sulit,” ujar Ernita di sela-sela kegiatan, Sabtu 11 Nopember 2026.
Salah satu pembeda utama dalam aksi kali ini adalah hadirnya Layanan Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis yang dilakukan langsung anggota Pikabas yang berprofesi sebagai dokter spesialis. Pikabas memboyong dokter spesialis untuk memberikan konsultasi medis langsung kepada warga di lokasi pengungsian.
”Kami menyadari pascabanjir, masalah kesehatan seringkali muncul. Oleh karena itu, selain memberikan obat-obatan. Kami juga menyediakan layanan cek kesehatan gratis dengan dokter spesialis. Kami ingin memastikan warga tidak hanya cukup pangan. Tetapi juga kembali bugar untuk beraktivitas,” tambah Ernita.
Dalam sambutan pelepasannya, Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Fadhil Ilyas, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif yang diambil Pikabas. Ditekankan pentingnya peran keluarga besar Bank Aceh untuk selalu hadir di tengah kesulitan masyarakat.
“Saya berpesan kepada ibu-ibu Pikabas, jadikan perjalanan ini bukan sekadar tugas organisasi, melainkan bentuk pengabdian yang tulus. Bank Aceh tumbuh bersama masyarakat, maka saat masyarakat berduka, kita wajib hadir memberikan solusi. Saya berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita dan menjadi penyemangat bagi mereka untuk bangkit kembali,” pesan Fadhil Ilyas.
Rombongan PIKABAS bergerak dari Banda Aceh menuju Panton Labu melakukan penyerahan bantuan tahap awal bagi warga sekitar. Selanjutnya menuju Pondok Pesantren Islam Terpadu (PPIT) Darul Mukhlisin di Karang Baru dan Desa Alur Cucur di Kecamatan Rantau Aceh Tamiang dan berakhir di Idie Rayeuk dan Desa Sahraja (Pante Bidari) untuk penyaluran bantuan dan silaturahmi dengan pengurus cabang setempat.[ril | red 01]

















