Lebaran Idulfitri, Korban Bencana di Aceh Tamiang Masih Sangat Memprihatinkan

Kondisi rumah warga korban bencana di Aceh Tamiang.[FOTO: h7 - Antoedy]

halaman7.com – Aceh Tamiang: Lebaran Idulfitri 1447 Hijriyah di Kabupaten Aceh Tamiang terasa masih sangat prihatin dan menyedihkan. Masih banyak warga yang berlebaran di bawah tenda tenda penampungan.

Amatan halaman7.com, pada hari pertama Idulfitri, Sabtu 21 Maret 2026 atau bertepatan 1 Syawal 1447 Hijriyah, warga desa Paya Kulbi Kecamatan Karang Baru, Tualang Baro, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang dan sejumlah desa sekitarnya masih sangat prihatin.

Kondisi terkini pasca 4 bulan bencana alam hidrometreologi, rumah atau kediaman (alm) orangtua Redaktur halaman7.com yang.tampak rusak dan berantakan dengan lumpur yang telah mengering dan mengeras.[FOTO: h7 – Antoedy]
Masih banyak rumah mereka yang rusak berat hingga ringan dan belum bisa ditempati. Rumah rumah tersebut masih penuh lumpur yang sudah mengering mengeras dan ada juga perabotan rumah tangga yang rusak berserakan diterjang banjir.

Suasana tangis haru pecah saat mereka para korban ini didatangi atau dikunjungi sanak family dari luar daerah yang ingin berlebaran bersilaturahmi. Para korban menumpahkan uneg uneg perjuangan mereka selamat dari bencana.

Kondisi ini sudah sangat memperihatinkan dimana sudah 4 bulan pascabencana alam hidrometreologi, masih banyak warga yang belum mampu bangkit.dari keterpurukan.

Wargapun masih menanti bantuan pemerintah baik perbaikan rumah ,pergantian perabot dan pemulihan ekonomi, Jadup bahkan Huntara dan huntap.

Namun hingga saat ini, mereka para korban juga sedih, belum ada tim pendataan kerusakan yang turun bahkan untuk Kecamatan Karang  mereka para korban belum menerima bantuan apapun sama sekali.[Antoedy]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *