halaman7.com – Sabang: Keberadaan tugu bertuliskan “I Love Sabang” menjadikannya ikon yang sering dijadikan latar berfoto bagi pengunjung. Spot favorit bagi wisatawan ini berada di Jalan lintas Sabang – Balohan, Gampong Cot Bau, Kecamatan Sukajaya Sabang.
Taman ini menawarkan pemandangan yang indah dan suasana yang nyaman untuk bersantai. Banyak warga yang datang sore hari untuk menikmati udara segar,atau hanya sekedar mengambil momen bersama para kerabat.
Dari taman ini, pengunjung dapat melihat keindahan Danau Aneuk Laot di satu sisi, sementara di sisi lain terlihat hamparan Teluk Sabang dengan laut biru yang membentang hingga ke kawasan Pantai Iboih.
Selain dekat dengan pelabuhan, kawasan ini juga berada tidak jauh dari Bandara Maimun Saleh, sehingga menjadi salah satu titik yang sering dikunjungi wisatawan setelah tiba di Sabang, ujar Rosmiati, Minggu 19 April 2026.
Dikatakan, Selain pesona Tugu Nol Kilometer serta keindahan bawah laut Pulau Weh yang terkenal hingga mancanegara. Sabang juga memiliki ruang publik yang semakin populer di kalangan wisatawan, yakni Taman I Love Sabang.
Taman ini sering menjadi tempat bersantai bagi masyarakat setelah beraktivitas. Lokasinya juga tergolong mudah diakses. Taman ini hanya berjarak beberapa menit dari Pelabuhan Balohan, pintu masuk utama wisatawan yang datang ke Sabang melalui jalur laut.
Sesampainya di lokasi, pengunjung disambut hamparan taman hijau yang tertata rapi dengan angin sepoi-sepoi yang berhembus dari arah laut. Tak heran jika tempat ini menjadi lokasi favorit untuk berswafoto. Bentuk tugu yang modern serta latar belakang panorama alam menjadikan setiap sudut taman terlihat menarik untuk diabadikan.
Pengunjung tidak dikenakan biaya untuk menikmati keindahan taman ini. Akses yang mudah serta fasilitas ruang terbuka yang nyaman membuat Taman I Love Sabang semakin diminati wisatawan maupun masyarakat lokal.
Kendati demikian, kedepanya penataan taman terus ditingkatkan, termasuk pemangkasan beberapa pohon besar di bagian depan agar panorama laut Sabang dapat terlihat lebih jelas, ujarnya.
Kepala Dinas Pariwisata Sabang, Harry mengatakan pembangunan Tugu I Love Sabang merupakan bagian dari upaya memperkaya pilihan destinasi wisata di kota paling barat Indonesia tersebut.
“Tugu ini merupakan salah satu upaya untuk menambah ikon pariwisata Sabang. Selain Tugu Nol Kilometer dan Pantai Iboih, Sabang juga memiliki ruang publik yang bisa dinikmati wisatawan untuk melihat panorama kota,” ujarnya.
Keberadaan taman tersebut memiliki nilai strategis karena lokasinya berada di jalur utama menuju pusat kota. Dari titik ini, wisatawan dapat menikmati pemandangan luas yang memperlihatkan bentang alam Sabang dari ketinggian.
Selain sebagai objek wisata, taman tersebut juga menjadi bagian dari gerakan penataan kota yang dikenal dengan konsep ASRI (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah).
Gerakan ini mendorong pemerintah daerah dan masyarakat untuk menjaga kebersihan, keindahan, serta kenyamanan ruang publik agar lebih ramah bagi warga maupun wisatawan.
Berbagai ruang terbuka di Sabang terus ditata agar menjadi tempat rekreasi yang nyaman sekaligus memperkuat citra kota wisata. Tentunya dengan penataan yang semakin baik serta menjaga kebersihan dan keindahan kota, Taman I Love Sabang diharapkan dapat terus menjadi salah satu ruang publik yang memperkuat daya tarik Kota Sabang sebagai salah daerah tujuan wisata.[ril | M Munthe]

















