Bencana Hidrometeorologi, Lumpuhkan Yabamusti dan LPA Mustika

Pengurus: Kami Belum Mampu Bangkit

Foto kenangan saat LPA Mustika menerima penghargaan terbaik satu.[FOTO: h7 - dok LPA Mustika]

halaman7.com – Langsa: Bencana alam hidrometreologi (banjir bandang-red) yang melanda Aceh Tamiang lebih kurang 6 bulan silam atau medio Nopember 2025 telah meluluhlantakkan lembaga pendidikan non formal yang dirintis Yayasan Baroena Mustika Indonesia (Yabamusti) Aceh Tamiang.

Akibatnya hingga saat ini, Lembaga Pendidikan yang berkonsentrasi pada Pendidikan Akupunktur atau tradisional Chines Medicine terpuruk dan tak mampu bangkit.

Eddyanto
Eddyanto

Demikian hal tersebut disampaikan Pembina Yabamusti, Eddyanto SST di Langsa, Rabu 3 Juni 2026.

Dijelaskan Eddyanto yang juga PNS pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG)!Kota Langsa tersebut, pasca bencana hidrometeorologi,  kondisi rumah yang digunakan yayasan dan juga ruang praktek lengkap serta perpustakaan yayasan rusak total.

“Banjir telah meluluhlantakkan Yayasan dan Lembaga Pendidikan Akupunktur yang kami rintis dan kelola  serta hingga saat ini kami belum mampu bangkit,” sebutnya sedih.

Sementara itu, kondisi juga semakin sulit pasca ditinggal almarhum Ketua LPA Mustika, Adriansyah yang meninggal dunia akibat sakit. Pemilik lisensi kompeten dibidang Akupunktur ini, LPA Mustika sebelumnya pernah meraih prestasi terbaik juara 1 (pertama) Lomba Apresiasi GTK PAUD dan Dikmas Tingkat propinsi Aceh 2017 di Bidang Pengelola LKP.

Untuk diketahui publik, LPA Mustika (Yayasan Baroena Mustika Indonesia) Aceh Tamiang juga Mendapat Akreditasi B dari BAN PNF dan telah meluluskan siswanya dibeberapa angkatan yang tersebar diberbagai daerah di tanah air.[ril | Antoedy]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *