Aminullah Usman: Saya Ingin Warga Saya Jauh dari Covid-19

halaman7.com – Banda Aceh: Gerak cepat dan tegas yang dilakukan Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman dengan mengeluarkan instruksi penutupan pusat keramaian termasuk tempat wisata dn warkop sebagai langkah preventif untuk pencegahan virus corona yang saat ini terus merebak di berbagai belahan dunia.

Karenanya, tim gabungan mulai senin malam telah berkeliling kota untuk memastikan tidak ada warga yang berkumpul dan berinteraksi. Sebab, menurut Aminullah, jika social distancing dianggap remeh, upaya pencegahan akan sia-sia.

Untuk sementara, lanjut Aminullah, Pemko mengambil langkah tegas. Pilihan ini diambil karena Pemko ingin melindungi masyarakat kota. “Kenapa harus tegas, karena Saya ingin warga Saya terhindar dari Covid-19,” kata Aminullah, Senin 23 Maret 2020 memberi alasan menyangkut langkah cepat dan tegas yang diambilnya meski terkesan dadakan itu.

Baca Juga: Tim Gabungan Razia Warkop Malam Hari

Layani Take Away atau Layanan Online

Usai memantau kondisi kota, pada Senin siang, walikota kembali memimpin rapat yang diikuti unsur Pimpinan Daerah dan lintas instansi yang tergabung dalam Tim Siaga Bersama Pencegahan Covid-19 Kota Banda Aceh.

Pada Rapat ini tim membahas sejauh mana berjalan instruksi dan imbauan-imbauan terkait protokol pencegahan yang telah dikeluarkan pemerintah. Seperti penutupan pusat keramaian, warung kopi dan cafe juga dilakukan pembahasan sejauh mana bisa berjalan efektif.

Dalam rapat ini diputuskan, kebijakan terkait menutup warung kopi, cafe, wahana permainan dan sarana hiburan, patroli akan terus dilakukan setiap malam oleh tim gabungan. Instuksi ini berlaku untuk 14 hari mulai dari tanggal 22 Maret dan akan diumumkan kembali tiga hari sebelum berakhir.

Dalam rapat ini juga dibahas pemberlakuan layanan take away bagi warkop, restoran dan cafe untuk menghindari warga nongkrong. Pelaku usaha diminta dapat melayani konsumen dengan layanan pesan online, seperti telepon atau berbasis web ataupun aplikasi online lainnya.

Dengan sistem layanan ini, warga atau konsumen dapat memesan makanan untuk dibungkus dan dibawa pulang. Pelaku usaha diminta tidak menyediakan meja dengan harapan konsumen tidak lagi nongkrong di warkop, restoran ataupun cafe.

Taurut hadir dalam rapat ini, Ketua DPRK Farid Nyak Umar, Dandim 0101/BS Kolonel Hasandi Lubis, Kapolresta Kombes Pol Trisno Riyanto, Kajari Erwin Desman, Sekdakota Bahagia dan unsur Forkopimda lainnya dari Pengadilan Negeri dan Mahmakah Syariyah. Hadir juga perwakilan dari Bulog.

Sementara dari jajaran Pemko hadir para Asisten, Plt Kadis Kesehatan dr Media Yulizar, Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan M Nurdin, Kadiskominfotik Bustami, Kasatpol PP dan WH Hidayat dan Kabag Humas Irwan.[ril/red 01]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *