Resedivis Sabu Terperosok dalam Lubang yang Sama

halaman7.com – Langsa: Sebodoh-bodoh keledai pun tak mau terperosok ke lubang yang sama dua kali. Nampaknya pepatah ini tak berlaku bagi W. Pasalnya ia terperosok dalam kasus yang sama dan harus kembali merasakan dinginnya berada di balik tirali besi.

W adalah seorang resedivis kasus narkoba dan telah menjalinya hukuman lima tahun penjara dan kini dalam kasus yang sama ia pun kembali ke hotel prodeo yang pernah ditinggalkannya.

Dimana, Satres Intelkam Polres Langsa, kembali menangkap seorang tersangka pengedar narkotika jenis sabu dengan barang bukti 12,04 gram di depan sebuah rumah kos Lorong D, Gampong (desa) Paya Bujok Tunong, Kecamatan Langsa Baro, Rabu 18 Maret 2020.

“Tersangka yang berinisial W (29) adalah warga Desa Cot Keh, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur,” sebut Kapolres AKBP Giyarto, SIK melalui Kasat Intelkam AKP Zulfahmi, kepada wartawan, Kamis 19 Maret 2020.

Dikatakan, penangkapan tersangka W berawal dari dugaan personel Satres Intelkam di lokasi TKP adanya peredaran narkotika jenis sabu, kemudian sekitar pukul 12.30 WIB langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka didepan sebuah rumah kos Lorong D.

Saat dilakukan pemeriksaan terhadap tersangka W ditemukan barang bukti berupa dua paket kecil sabu yang digenggamnya. Kemudian saat dilakukan penggeledahan di dalam kamar kos milik tersangka ditemukan barang bukti satu paket sabu lagi ukuran sedang yang ditemukan didalam lemari.

“Barang bukti yang berhasil kita amankan sebanyak tiga paket sabu seberat 12,04 gram, timbangan digital, dompet warna biru, telepon seluler warna hitam dan sepeda motor dengan Nopol BL 3662 NAJ,” sebut AKP Zulfahmi.

Sekitar pukul 13.30 WIB tersangka bersama barang bukti diserahkan kepada Satres Narkoba. Berdasarkan pengakuan dari tersangka W, sabu didapatnya dari seorang berinisial A yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan selanjutnya akan dijual tersangka W.

Dari keterangan W ini, tim Opsnal Satres Narkoba melakukan pengembangan ke Kecamatan Peureulak, tapi tersangka A masih belum berhasil ditangkap dan kini masih dalam penyidikan pihak kepolisian setempat.

Dikatakan, tersangka W merupakan residivis dalam kasus narkotika pada tahun 2016 dan divonis selama lima tahun dua bulan penjara oleh hakim Pengadilan Negeri Idi. Namun, kini kasus yang sama terulang lagi.

“Akibatnya tersangka dan barang bukti diamankan di Mapolres Langsa, untuk penyidikan lebih lanjut,” jelasnya.[habib/red 01]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *