22 Puskesmas di Tiga Kabupaten dapat APD dari GBTMA

halaman7.com – Banda Aceh: Lembaga Gerakan Bantu Tenaga Medis Aceh (GBTMA) dalam beberapa hari terakhir gencar menyalurkan Alat Pelindung Diri (APD) ke sejumlah Puskesmas dan Rumah Sakit yang ada di Aceh. Hal ini dilakukan, mengingat saat ini saat wabah Covid-19 saat ini, APD masih sangat kekurangan bagi tenaga medis.

Ketua GBTMA, dr Nurkhalis SpJP FIHA, FasCC, Minggu 5 April 2020 mengatakan GBTMA telah menyalurkan APD ke 22 Puskesmas di sejumlah kabupaten/kota di Aceh, diantaranya di Kabupaten Aceh Besar, Aceh Utara dan Pidie Jaya serta Rumah Sakit Jiwa Banda Aceh.

Di Aceh Besar ada sebanyak 5 Puskesmas yang mendapat APD, yaitu Puskesmas Montasik, Darul Imarah, Seulimuem, Ingin Jaya dan Indrapuri. Selanjutnya 12 Puskesmas Rawat Inap di Aceh Utara, yaitu Puskesmas Sawang, Nisam, Kuta Makmur, Syamtalira Bayu, Meurah Mulia, Matangkuli, Tanah Jambo Aye, Seunudon, Baktiya, Lhok Sukon, Tanah Luas dan Muara Batu.

Sedangkan 5 Puskesmas Rawat Inap di Pidie Jaya, diantaranya Puskesmas Meureudu, Bandar Dua, Jangka Buya, Trienggadeng dan Bandar Baru. Adapun jumlah bantuan yangg sudah disalurkan di 3 Kabupaten tersebut dan Rumah Sakit Jiwa adalah penutup kepala sebanyak 15 kotak (1 kotak isi 100 pcs), kacamata 26 unit dan masker 17 kotak (1 kotak berisi 50 pcs).

“Ada juga bantuan berupa handskun 30 kota (1 kotak berisi 50 pasang), hand sanitizer 28 botol, masker N95 25 unit dan jas hujan 138 set,” kata Nurkhalis.

dr Nurkhalis, menjelaskan tujuan utama dari GBTMA diantaranya mengerakkan masyarakat dan para pelaku usaha menurunkan korban Covid-19, mengerakkan masyarakat dan pelaku usaha bekerjasama dengan Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk menggalang dana maupun barang (alat medis) guna mendukung kinerja tenaga medis untuk penanganan Covid-19.

Selain itu membangun dan mengembangkan wadah fasilitasi edukasi masyarakat untuk menghadapi Covid-19 serta membangun dan mengembangkan pusat informasi kebutuhan alat medis dalam menghadapi Covid-19 di Aceh.

Dikatakan, GBTMA menghimpun bantuan untuk tenaga medis Aceh agar dapat melaksanakan tugas secara optimal sesuai dengan kaidah medis yang telah ditentukan. Karena itu, pihaknya mengajak masyarakat dan para dermawan untuk ikut terjun turun tangan guna membantu memenuhi kelengkapan alat medis kepada para tenaga medis dalam penanggulangan Covid 19 di Aceh.

Dokter Spesialis Jantung ini menambahkan target GBTMA akan mendistribusikan hasil pengalangan dana dan barang alat medis tersebut ke seluruh Rumah Sakit Umum, Rumah Sakit Daerah Kabupaten, Puskesmas, Klinik Pratama dan Klinik Bersalin di Seluruh Aceh.

“Mari ajak keluarga, sahabat, rekan kerja dan orang-orang yang kita kenal untuk saling bahu-membahu untuk mewujudkan gerakan ini untuk sesama secara bersama-sama,” ujar Nurkhalis sembari menyatakan rasa prihatin terhadap kondisi masyarakat saat ini.

Dimana, menurutnya dengan mengutip informasi yang disampaikan oleh Dinas Kesehatan Aceh melalui laman resmi dinkes.acehprov.go.id dan juga covid19.acehprov.go.id, hingga Sabtu 4 April 2020 jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) bertambah 3 orang sehingga total PDP menjadi 52 orang.

“Selain itu juga terdapat 1.176 Orang Dalam Pemantauan (ODP). Jumlah itu bertambah 65 orang dalam 24 jam terakhir,” pungkas Nurkhalis.[ril | red 01]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *