Desa Sepang Siapkan Karantina bagi Pemudik

halaman7.com – Gayo Lues: Desa Sepang, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues mempesiapkan tempat karantina bagi masyarakatnya yang mudik atau pulang kampung ke Gayo Lues menghadapi lembaran Idul Fitri 1441 H ini.

Masyarakat Sepang yang selama ini melanjutkan pendidikan diluar daerah maupun luar pulau bahkan masyarakat yang lama merantau ingin kembali ke desa tersebut, nantinya akan menjalani masa karantina. Ini untuk menjaga keselamatan, menghidari virus Corona pada masa saat sekarang ini.

Said Junaidi, Kepala Desa Sepang, kecamatan Blangkejeren, Selasa 12 Mei 2020 menyampaikan, selagi masih belum aman wabah Covid-19, pihaknya sudah sediakan tempat yang layak untuk karantina khusus bagi masyarakat Desa Sepang, seperti mahasiswa, yang sedang melanjutkan pendidikan diluar daerah maupun luar pulau, atau masyarakat yang kembali dari perantauan.

“Sebelumnya telah beberapa orang kembali ke desa ini dan langsung kita karantina, selama sampai 14 hari tidak diperbolehkan berkumpul dengan keluarganya, namun setelah selesai dengan batas waktu itu, maka kami izinkan kembali ke rumah masing-masing,” jelas Said Junaidi.

Tujuannya, lanjut Said guna menjaga keselamatan warga masyarakat Desa Sepang, sehingga tidak terjangkit wabah virus Corona. Sebab, penyakit ini sangat sangat berbahaya, tanpa terlihat wujud nyatanya, dan dapat gara-gara satu orang imbasnya luas.

Maka jauh-jauh hari pihaknya, meyediakan tempat karantina, sehingga masyarakat dari pihak keluarganya di Desa Sepang dengan mudah mengantarkan bahan makanan. Agar tidak terlalu mengkhawatirkan keadaan keluarga yang dikarantina, maka lokasinya dalam lingkungan desa.

Said berharap bagi mahasiswa yang kembali setelah dilakukan cek kondisi kesehatan di gedung BLK. Karena lebih baik di karantina tim Gugus Covid-19 selama 14 hari, setelah itu baru dikembalikan ke rumah. Namun bila tim Gugus Covid-19 di BLK hanya memberi surat, kemudian langsung kembali ke desa Sepang, maka mereka harus di karantina di desa selama 14 hari.

“Namun sebaiknya di karantina  pada tempat yang telah disediakan Pemerintah Daerah Gayo Lues, supaya dapat meringankan beban Desa Sepang,” jelasnya.[Kasimsyah | red 01]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *