Awas.. Polda Kerahkan Tim Pemburu Warga tak Bermasker

halaman7.com – Banda Aceh: Polda Aceh mengerahkan tim pemburu warga yang tak memakai masker. Tim ini dijuluki ‘Tim Peucrok’ Pelanggar Protokol Kesehatan.

Ini dilakukan dalam rangka peningkatan disiplin. Penegakan hukum Protokol Kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Aceh.

Peluncuran ‘tim peucrok’ yang dilakukan, Selasa 22 September 2020 sore ini langsung dilakukan Pangdam IM Mayjen TNI Hassanudin. Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada. Ketua Pengadilan Tinggi Aceh. Kasatpol PP Aceh, dan unsur terkait lainnya.

Pangdam IM mengatakan, pembentukan tim merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020. Tentang Peningkatan Disipilin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

“Selain itu untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan,” ujar Pangdam.

Selanjutnya harapan kepada personel tetap melaksanakan tugas dengan ikhlas, dan tanpa mengenal  lelah, kata Pangdam.

Senantiasa Waspada

Sementara itu, Kapolda Aceh mengatakan, merebaknya virus corona yang mewabah di dunia maupun di indonesia, khususnya di Provinsi Aceh. Menuntut untuk senantiasa waspada dan terus berupaya mencegah penularan virus tersebut.

Penyebaran virus corona yang sangat cepat, telah mengubah aktivitas kehidupan di masyarakat. Perubahan tersebut memberikan dampak yang sangat besar bagi tatanan kehidupan di berbagai sektor.

Selama ini seluruh pihak telah bekerja keras dalam menangani permasalahan ini. Namun dampak pandemi Covid-19 masih tetap mempengaruhi sektor perekonomian. Hingga membuat pemerintah melonggarkan kebijakan terkait aktivitas masyarakat. Dengan menerapkan adaptasi kebiasaan baru.

“Diiringi dengan upaya pengendalian dan pencegahan guna menekan penularan Covid-19,” kata Kapolda.

Polri, TNI dan jajaran pemerintah daerah harus mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai tugas dan fungsinya dalam menjamin kepastian hukum. Kemudian, memperkuat upaya dan meningkatkan efektivitas penanganan Covid-19 di seluruh daerah.

Pembentukan ‘Tim Peucrok’ pelanggar prokes ini merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Akan pentingnya protokol kesehatan dalam memutus rantai penularan Covid-19.

Diharapkan ‘Tim Peucrok’ pelanggar prokes mampu meningkatkan kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan secara optimal. Sehingga tercipta kesadaran dan kepatuhan masyarakat serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Aceh.

Kapolda Aceh didampingi pejabat lainnya melepas 125 personel ‘Tim Peucrok’ untuk melaksanakan tugas pendisiplinan pelanggar Prokes.[ril | red 01]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *