Dapat Amnesti dari Raja Thailand, 42 Nelayan Aceh Timur Kembali di Kampung Halaman

halaman7.com Aceh Timur: Bupati Aceh Timur Hasballah M Thaib (Rocky) dan jajaran menerima dan menyambut kepulangan 51 warga Aceh Timur dan Aceh lainnya bekas tahanan negara Thailand, di Pendopo Idi, Rabu 7 Oktober 2020.

51 nelayan ini yang tiba kembali ke kampung halamannya mayoritas warga Aceh Timur sebanyak  42 orang, Aceh Utara (4), Pidie Jaya dan Aceh Tamiang masing-masing 2 orang dan seorang lagi dari Lhokseumawe.

Puluhan nelayan ini sebelumnya ditangkap otoritas Thailand, 21 Februari 2020. Saat itu, KM Perkasa Mahera dan KM Voltus, sedang berada diperairan Pulau Andaman. 27 ABK dalam dua kapal itu ditangkap dan dibawa ke Thailand. Tetapi tiga nelayan dalam katagori anak-anak telah dipulangkan sebelumnya.

Sementara KM Tuah Sultan Baru bersama 24 nelayan ditangkap 9 Maret 2020. Namun tiga ABK usia di bawah umur sudah di pulangkan sebelumnya.

Setelah mendapat amnesti Raja Thailand, Rama X, akhirnya puluhan nelayan asal Aceh itu di pulangkan ke negara asal melalui Bandara Internasional Bangkok. Tiba di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Blang Bintang Aceh Besar, Selasa 6 Oktober 2020.

Bupati  Rocky mengapresiasi atas kerja keras terhadap semua pihak yang terlibat dalam pemulangan puluhan nelayan asal Aceh dari Thailand. Mulai dari lobi pihak KBRI di Bangkok, untuk membebaskan para nelayan dan bisa kembali ke kampung halaman.

Pemkab Aceh Timur juga turut memberikan bantuan Rp5 juta dan bingkisan kepada nelayan yang pulang ini. Agar dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga, minimal terbantu selama pandemi Covid-19.[Antoedy]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *