MRI Harus Sensitif Atas Persolan Masyarakat

halaman7.com Aceh Tamiang: Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) harus memiliki sensitifitas terhadap persoalan yang ada di tengah-tengah masyarakat dan menjadi perekat. Sehingga masyarakat dapat bersatu membangun daerah khususnya Aceh Tamiang.

Demikian harapan Wakil Bupati Aceh Tamiang T Insyafuddin saat membuka Orientasi Relawan MRI Aceh Tamiang di Aula Setdakab setempat, Jumat 13 November 2020.

Wabup Insyafuddin sangat mengapresiasi kegiatan ini. Dijelaskan, MRI merupakan sebuah organisasi masa independen, universal dan bebas melakukan kerjasama dengan berbagai pihak. Untuk membela kepentingan dan hak-hak masyarakat dengan berorientasi pada pembangunan masyarakat sipil yang kuat.

Diharapkan orientasi MRI ini, kiranya tidak sebatas hanya disini saja. Tetapi dapat lebih berperan aktif serta mendukung program-program pembangunan daerah. Khususnya pembinaan masyarakat.

Sementara Ketua Relawan MRI Suryani menjelaskan, MRI Aceh Tamiang terbentuk pada 2017. Aksi yang telah dilakukan yaitu penggalangan dana untuk Palestina, penggalangan beras, sahabat buruh Indonesia, serta pembagian qurban pada hari Raya Idul Adha. Terakhir penggalangan dana untuk Rohingya.

“Insya Allah pada November ini. MRI akan melakukan penggalangan dana untuk saudara kita di Turki yang terkena gempa dan tsunami. Untuk itu, Kami mohon dukungan dari Pemerintah Daerah untuk selalu mendukung kegiatan kami sehingga kegiatan ini dapat berjalan lancar,” terangnya.

Konsep Kedermawanan Islam

Sebelumnya Ketua ACT Cabang Lhokseumawe, Thoriq mengatakan para relawan MRI Aceh Tamiang memiliki semangat yang tinggi sehingga tak pernah henti-hentinya mengajak masyarakat untuk saling membantu sesama.

Dalam visi kita, kita memiliki cita-cita menjadikan peradaban dunia lebih baik dengan konsep kedermawanan Islam. Seperti zakat, infaq, sedekah dan juga qurban. Dengan tujuan mengurangi angka kemiskinan.

“Jika kita rutin atau gemar melakukan ZIS. Maka kebaikan kebaikan yang kita dapatkan tidak hanya Allah balas di dunia namun juga di akhirat,” ujarnya.[Antoedy]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *