Vaksin Sinovac Tiba 15 Februari di Aceh Tamiang, 96 Nakes Telah Dilatih di Provinsi

halaman7.com – Aceh Tamiang: Sebanyak 96 tenaga kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang  sudah dilatih langsung di Provinsi Aceh. Sebagai informasi, vaksin covid 19 sinovac akan tiba di Kabupaten Aceh Tamiang pada 15 Februari 2021.

Larena itu, segala persiapan seperti Pengamanan dari unsur TNI dan Polri dan petugas, sudah kita siapkan. Batasan umur yang akan divaksin dari 18 sampai dengan 59 tahun.

Plt Sekda Aceh Tamiang Drs Abdullah, Jumat 29 Januari 2021 saat memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Vaksin Covid-19 mengatakan, sesuai rencana, vaksinasi tahap awal diprioritaskan bagi tenaga kesehatan (nakes).

“Vaksinasi secara simbolis akan dilakukan pertama kalinya kepada bupati, Forkopimda, termasuk Kepala Dinas Kesehatan,” ujar Abdullah.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang Ibnu Aziz SKM mengungkapkan kesiapan terhadap pelaksanaan vaksinasi sudah mencapai  70 sampai 80 persen.

Solusi Tangkal Vaksin Berbahaya

Sementara Staf Ahli Bupati Dr Catur Hariyati menyampaikan agar semua pihak bersama-sama fokus mencari solusi terkait pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang dinilai masyarakat vaksin ini sangat berbahaya.

Hal itu juga dibenarkan Plt Kadis Pendidikan Zulfiqar SP terkait isu keresahan ditengah masyarakat tentang vaksinasi Covid-19.

Zulfiqar mengungkapkan, masyarakat tidak sepenuhnya percaya dan menganggap vaksin tersebut berbahaya sehingga menyebabkan mereka takut untuk divaksin.

Bentuk Kader

Rapat Koordinasi yang berlangsung selama 2 jam tersebut, melahirkan sebuah solusi dan kesepakatan bersama semua pihak.

Untuk bisa mensukseskan vaksinasi ini. Perlu dilakukan pendekatan-pendekatan persuasif. Namun terlebih dahulu sosialisasi mengenai hal ini harus sampai terlebih dahulu ke masyarakat sampai ke level terbawah.

Untuk mengkampanyekannya, maka perlu dibentuk kader-kader pada setiap wilayah agar informasi seputar Vaksinasi Covid-19 sampai.

Kader-kader inilah yang nantinya menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam mensukseskan program ini dengan harapan dapat mencegah dan memberikan ketahanan imun bagi masyarakat sehingga terbebas dari Covid-19.

Tangkal Hoaks

Kepala Dinas Syariat Islam Syamsul Rizal SAg berharap agar masyarakat jangan takut dan jangan mendengar berita-berita hoaks tentang Vaksin Sinovac.

“Fatwa MUI telah menyatakan Vaksin Sinovac halal dan telah teruji dari BPOM,” ujarnya.[Antoedy]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *