Jangan Buat Sertifikat Tanah Sengketa, Masalahnya Bisa Sampai ke Anak Cucu

halaman7.com Aceh Tamiang: Bupati Aceh Tamiang Mursil mengingatkan pihak terkait dengan pertanahan harus benar-benar memastikan tanah yang akan dibuat setifikat tidak mengandung sengketa dan masalah-masalah.

“Saya harapkan kepada para Datok Penghulu (Kepala Desa) membantu pemerintah agar mensurvei kembali atas tanah-tanah yang akan disertifikat. Karena kalau tanah bermasalah akan sampai anak cucu,” ujar Mursil saat membuka Sidang Panitia Pertimbangan Landreform (PPL), Kamis 8 April 2021 di aula Setdakab Aceh Tamiang.

Ditegaskan Mursil, sertifikat Landreform dikeluarkan hanya untuk masyarakat Aceh Tamiang yang berdomisili di Aceh Tamiang. Tidak untuk orang luar yang berdomisili di luar Aceh Tamiang. Nantinya ketika sertifikat sudah didapat jangan di salah gunakan.

Sementara itu,  untuk 2021 ada lima kecamatan yang akan disurvei dan didata kembali masyarakat yang akan membuat sertifikat tanah.

INFO Aceh Tamiang:

Para pengaju sertifikat memang benar berdomisili di kampung tersebut dengan 550 bidang tanah dengan luas tanah 733,34 Hektar

Hadir  dalam kegiatan ini Asisren I, Kakan Pertanahan, Kabag Tata Pemerintahan Setdakab Aceh Tamiang, Camat Banda Mulia, Camat Tenggulun, Camat Bendahara, Camat Seruway, Kabid Tataruang, dan para Datok Penghulu yang terkait.[Antoedy]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *