Penerimaan Daerah Aceh Tamiang Menurun 2021, Penyebabnya..

halaman7.com Aceh Tamiang: Wakil Bupati Aceh Tamiang T Insyafuddin mengungkapkan, capaian kinerja keuangan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang 2020 mengalami perkembangan yang cukup fluktuatif.

Pada masa pandemi Covid-19 membawa pengaruh besar terhadap kondisi perekonomian dunia. Termasuk Indonesia secara makro dan mikro. Telah memaksa Pemerintah Pusat hingga Pemerintah Daerah melakukan refocusing dan realokasi anggaran. Demi mengantisipasi serta menanggulangi dampak penyebaran virus Covid-19 tersebut.

Penurunan penerimaan daerah jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Serta rasionalisasi dan pengalihan belanja pada berbagai program dan kegiatan OPD guna penanganan Covid-19 merupakan upaya-upaya terus berlangsung. Sejak triwulan I hingga akhir anggaran 2020.

Wabup mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada seluruh stakeholder dan ASN yang telah berperan aktif sebagai penggerak penyelenggara pemerintahan. Karena APBK Aceh Tamiang anggaran 2020 terealisasi sebesar 95,89 persen.

Alhamdulillah Aceh Tamiang tetap dapat melanjutkan tradisi Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-7 berturut-turut terhadap Laporan Keuangan Daerah 2020, yang diberikan BPK RI, Senin 29 Maret 2021 lalu.

“Serta sederet prestasi dan penghargaan yang diperoleh Aceh Tamiang. Baik yang diberikan Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah pada 2020,” ucap Wabup.

Hal itu disampaikan Wabup Insyafuddin saat penyampaian LKPJ 2020, Rabu 7 April 2021.

LKPJ merupakan kewajiban bagi seorang kepala daerah yang di amanatkan Peraturan Perundang-Undangan. Guna mendapat masukan, saran dan rekomendasi bagi perbaikan penyelenggaraan pemerintahan pada tahun yang akan datang.

Melalui LKPJ Bupati Aceh Tamiang ini diharapkan segenap anggota DPRK Aceh Tamiang memiliki bahan dan informasi secara lengkap. Dapat mencerminkan kinerja Kepala Daerah Kabupaten Aceh Tamiang 2020.

LKPJ 2020, sambungnya merupakan pelaksanaan tahun ketiga Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Aceh Tamiang 2017-2022, yang secara implementatif dilaksanakan melalui program dan kegiatan yang dibiayai APBK 2020.

Adapun prioritas pembangunan daerah Aceh Tamiang yang tertuang dalam RKPD 2020 yakni penyediaan dan peningkatan infrastruktur penunjang perekonomian. Pembangunan dan pengembangan sektor unggulan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Lalu pengurangan angka pengangguran melalui pemberdayaan ekonomi dan peningkatan keterampilan masyarakat.[Antoedy]

Facebook Comments
(Visited 15 times, 1 visits today)
49 views

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *