Piala Eropa 2021: Dengan 10 Pemain, Swiss Tahan Langkah Spanyol

halaman7.com – St Petersburg: Langkah pelatih Spanyol Luis Enrique dengan mengeluarkan Pablo Sarabia dan Alvaro Morata setelah Tim Matador menang 1-0 atas Swiss, menjadi petaka buat Spanyol.

Dengan upaya memperkuat lini pertahanan dengan memasukan Gerard Moreno dan memasangkan Deni Olmo di depan bersama Torres, membuat daya dobrak Spanyol melemah. Dari sebelumnya mengandalkan tiga penyerang sekaligus, Sarabia, Morata dan Torres.

Sedikit mengendornya daya serang Spanyol ini, dimanfaatkan anak-anak Swiss untuk keluar dari sarangnya. Setelah sepanjang babak pertama digempur habis-habisan oleh Spanyol. Peluang demi peluang bagi Swiss pun mulai terbuka.

Hingga akhirnya, Xherdan Shaqiri mampu mencetak gol balasan bagi Swiss di menit ke 68. Menjadikan skor imbang 1-1. Dengan skor imbang ini, tempo permainan pun jadi tinggi dan kerab terjadi benturan antar pemain di lapangan.

Gol balasan Shaqiri ini memaksa dan menahan Spanyol cepat-cepat melajut semifinal. Salah-salah, Spanyol bisa bernasib seperti Prancis.

Malangnya, Swiss harus kehilangan satu pemain sayap, setelah Remo Freuller diganjar kartu merah oleh wasit di menit ke 77. Secara otomatis, membuat daya dobrak Swiss pun kembali mengendor.

Meski bermain dengan 10 pemain, dalam 13 menit waktu normal. Swiss mampu memakasa Spanyol untuk melanjutkan permainan ke babak tambahan 2×15 menit.

INFO Terkait:

Pada babak pertama, gol bunuh diri Denis Zakaria di menit ke 8, menjadi antiklimak langkah Swiss di gelaran piala eropa (Euro 2020). Gol itu hamper saja membawa Swiss harus mengakhir petualangan mereka yang penuh sensasi mulai dari babak fase grup hingga 16 besar.

Penguasa penuh piala eropa, UEFA mengubah ciptaan gol pertama yang terjadi di piala eropa pada laga Swiss kontra Spanyol. Semula, gol tersebut dinyatakan dicetak Jordi Alba laga perdelapan final, Piala Eropa (Euro 2020), Jumat 2 Juli 2021.

[andinova | red 01]

Satu tanggapan untuk “Piala Eropa 2021: Dengan 10 Pemain, Swiss Tahan Langkah Spanyol

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *