Aceh Timur Maximum Rajai Aceh Futsal League 2021

halaman7.com – Banda Aceh: Aceh Timur Maximum berhasil merajai Aceh Futsal League perdana yang digelar di Banda Aceh pada 19 hingga 24 September 2021. Kepastian merebut gelar perdana Aceh Futsal League ini, setelah Aceh Timur Maximum berhasil mengalahkan tim futsal IB & C Lhokseumawe di laga final, Jumat 24 September 2021.

Kemenangan Aceh Timur Maximum setelah dipi fina menyingkirkan IB & C Lhokseumawe dengan skor meyakinkan, 5-2.

Juara ketiga diraih AFK Langsa setelah mengalahkan AFK Aceh Besar dengan skor 5-2 dalam perebutan posisi juara 3. Atas prestasi tersebut, Aceh Timur Maximum berhak membawa pulang piala bergilir Aceh Futsal League, tropi, medali emas, dan uang pembinaan Rp15 juta.

Sedangkan IB & C Lhokseumawe sebagai juara kedua berhak mendapatkan tropi, medali perak, dan uang pembinaan Rp10 juta. AFK Langsa membawa pulang tropi, medali perunggu, dan uang pembinaan Rp7,5 juta.

Hadiah kepada para juara diserahkan Ketua Asosiasi Futsal Aceh (AFA) Muhammad Zulfri dan Kepala Seksi Pembinaan Olahraga Prestasi Bidang Olahraga Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) Aceh, Muksalmina.

Dalam liga futsal, RYS Abdya Satoe Aceh sebagai tim fairplay. Ridho Ramadhani dari tim Aceh Timur Maximum sebagai pemain terbaik, dan Fauzan dari AFK Langsa sebagai top skor dengan 11 gol.

Tim fairplay, pemain terbaik, dan top skor berhak menerima tropi dan uang pembinaan masing-masing Rp2,5 juta.

Ketua AFA, Muhammad Zulfri, mengatakan Aceh Futsal League digelar sebagai ajang pembinaan atlet futsal Aceh. Dipersiapkan untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI dengan tuan rumah bersama Aceh dan Sumatera Utara.

“Dari kompetisi ini diharapkan lain lahir atlet-atlet futsal yang mampu membawa nama Aceh. Baik di PON nanti, maupun kejuaraan-kejuaraan lainnya, di tingkat regional, nasional, maupun internasional,” kata Muhammad Zulfri.

Aceh Futsal League yang berlangsung selama enam hari tersebut menerapkan protokol kesehatan ketat mencegah penularan Covid-19. Kompetisi liga futsal tersebut tidak menghadirkan penonton.

Panitia pelaksana hanya membolehkan pemain, pelatih, dan ofisial yang bertanding masuk ke lokasi berlangsungnya liga futsal. Setiap orang di arena liga futsal tersebut wajib memakai masker, menjaga jarak, tidak berkerumun.[ril | red 01]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *