Penyuluh Pertanian Jangan Hanya Sebagai Penonton

halaman7.com – Aceh Tamiang: Wakil Bupati Aceh Tamiang T Insyafuddin meminta Badan Penyuluh (BP) pertanian untuk membuat suatu program. Seperti tanaman padi organik dan vanili yang telah berhasil dikembangkan secara membumi. Sebagai bukti inovasi BP di beberapa Kecamatan.

“Sebagai seorang penyuluh. Saya harap jangan hanya sekedar memberikan saran dan menjadi penonton akan keberhasilan masyarakat dalam suatu program,” tegas Wabup Insyafuddin, saat membuka pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Penyuluhan Pertanian dan Peternakan di aula Setdakab Aceh Tamiang, Selasa, 31 Agustus 2021.

Wabup mau, hendaknya para penyuluh ikut melaksanakan (menanam) produk dari program tersebut akan dapat menikmati hasilnya. Bukan hanya sekedar menjadi sebuah lilin dalan suatu kegelapan.

Wabup mengharapkan kepada seluruh BP agar kelak dapat membuat komoditi unggulan di BP masing-masing. Hal ini tentu tidak terlepas dengan berkoordinasi bersama Distanbunak.

Sertifikasi Durian

Awal Agustus, lanjut Wabup, ia telah meninjau langsung pelaksanaan sertifikasi durian di daerah Kampung Kaloy, Kecamatan Tamiang Hulu dan Kampung Selamat, Kecamatan  Tenggulun.

Semoga durian ini bisa tersertifikasi (Hak Paten). Sehingga dapat dikembangkan dan menjadi komoditas unggulan Aceh Tamiang.

“Saya harap akan muncul komoditi-komoditi unggulan lainnya dari hasil inovasi BP di masing-masing kecamatan,” harap Wabup.

Saat membuka Rakor tersebut, Wabup didampingi Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan, Yunus SP.[Antoedy]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *