Datok Penghulu/Geuchik Diminta Data Warga untuk Divaksin

halaman7.com – Langsa: Para datok penghulu dan geuchik di Aceh Tamiang dan Kota Langsa diminta untuk mendata warga, guna memudahkan vaksinasi Covid-19.

Pendataan ini untuk mengidentifikasi warga yang sudah divaksin dan yang belum menjalani vaksinasi. Termasuk untuk mengetahui warga yang memang tidak boleh divaksin berdasarkan keterangan dokter.

Permintaan itu disampaikan Sekda Aceh, Taqwallah di hadapan para datok penghulu dan geuchik se Kabupaten Aceh Tamiang dan Kota Langsa, Sabtu 6 Nopember 2021, secara terpisah di Aceh Tamiang dan Langsa dalam rangka evaluasi vaksinasi Covid-19 dan evaluasi pengelolaan Dana Desa (DD).

Para datok penghulu dan geuchik diminta mendata warga yang berusia di atas 12 tahun dan mengidentifikasi status vaksinasi mereka.

“Identifikasi status vaksinasi dengan dibuktikan sertifikat vaksin dan bagi yang belum divaksin agar diberikan pemahaman agar bisa segera divaksin,” ujar Taqwallah didampingi Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong Aceh, Zulkifli.

Taqwallah pada kesempatan itu juga memberikan sosialisasi kepada para kepala desa terkait sejumlah virus yang pernah menyerang masyarakat dan kemudian berhasil diatasi dengan vaksin. Seperti cacar dan polio.

Keberhasilan mengendalikan cacar dan polio, kata Taqwallah, harus mampu diterapkan dalam mengendalikan pandemi covid-19 yang sedang terjadi saat ini.

Evaluasi DD

Taqwallah juga melakukan evaluasi pengelolaan Dana Desa. diimbau para kepala desa untuk mempercepat pencairan Dana Desa tahap 1-2022.

Taqwallah mengatakan, dengan tekad dan keseriusan aparatur desa, Dana Desa 2022 dapat cair ke kas desa sebelum 10 Januari 2022.

Taqwallah juga mengungkapkan, pada 2020 dan 2021, pencairan Dana Desa di Aceh menjadi salah satu yang tercepat secara nasional di Indonesia. Karena itu diharap kesuksesan tersebut dapat kembali diraih pada pencairan Dana Desa pada 2022.

Selain datok penghulu dan geuchik, pertemuan di dua kabupaten /kota ini  juga diikuti para camat dan kepala puskesmas serta sejumlah pejabat Pemkab dan Pemko setempat.[Antoedy]

Satu tanggapan untuk “Datok Penghulu/Geuchik Diminta Data Warga untuk Divaksin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *