Aceh, News  

Muzakir SH: Kalau Ada yang Bermain Kita Lapor

ke Kapolda, Kapolri dan Komisi III DPR-RI

halaman7.com – Banda Aceh: Judul di atas menjadi penegasan yang disampaikan Muzakir SH, Kordinator Paralegal, Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Pusat, dalam mengawal kasus pembakaran mobil Ketua YARA Langsa, HA Muthallib Ibr.

Ketua Tim Kuasa Hukum dari HA Muthallib Ibr, mengatakan, pihaknya terus kawal perkembangan kasus pembakaran mobil Ketua YARA Langsa, yang terjadi pada 20 September 2021.

“Kita kawal kasus ini, karena bukan hanya ketiga pelaku yang terlibat pembakaran mobil Ketua YARA Langsa, yang Dosen Fakultas Hukum Unsam. Masih ada sutradara atau aktor lainnya yang terlibat dalam kasus ini,” tegas Muzakir di Banda Aceh Jumat 28 Januari 2022.

Ada aktor intelektual lain, atau bisa dikatakan ada sutradara dalam kasus pembakaran itu. Polisi juga sudah mengantongi sejumlah nama dari HS alias L, pada saat tim Polda Aceh melakukan pemeriksaan terhadap HS, di Polres Langsa.

“Kita sudah mendapat info di lapangan. Ada pihak pihak yang ingin main-main dengan kasus pembakaran mobil H Thallib ini. Kalau ikut main-main pasti nanti jadi korban. Siapapun mereka, pasti terlacak nanti,” ujarnya.

Menurut Muzakir, dalam sepekan ini, sebagai mana diketahui, dan kabar yang diperoleh sangat akurat. Dimana, ada yang kasak kusuk, untuk melakukan lobi ke Polda Aceh, untuk mengamankan kasus ini.

“Siapa orangnya sudah kami ketahui. Bahkan duduk di cafe manapun juga sudah terpantau tim kuasa hukum H Thallib,” papar Muzakir.

INFO Terkait:

Dibayar Rp5 Juta

Pihaknya juga meminta Kapolda Aceh, segera tarik ke tiga pelaku yang sudah ditangkap ke Polda Aceh. Karena masih banyak yang perlu dikembangkan. Jangan terputus di tiga orang eksekutor lapangan saja, Masih ada sudtradara lainnya yang kasak-kusuk di luaran.

Baca Juga  YARA dan Kanwil Hukum HAM Aceh Adakan Penyuluhan Hukum

Ketiga eksekutor ini hanya korban dengan imbalan uang receh. Mereka dibayar Rp5 juta dan satu unit boat pancing ikan yang harga hanya Rp6 juta. Ini berdasarkan pengakuan eksekutor lapangan, Biye dan Sam, kepada penyidik Polda Aceh.

Dikatakan, dalam waktu dekat, pihaknya sebagai tim kuasa hukum korban, juga bersama korban akan temui Kapolda Aceh, Kapolri juga Komisi III DPR-RI. Untuk menyampaikan kasus pembakaran mobil Ketua YARA Langsa.[ril | red 01]

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *