Penjahit Sepatu yang Optimis Mengarungi Hidup

Tukang sol sepatu di Kota Langsa.[FOTO: h7 - Eddyanto]

WAKTU menunjukkan pukul 13.45 wib. Jalan Pasar Baru, Kota Langsa tampak lengang, meski lalu lalang kenderaan bermotor tetap menghiasi jalanan dikota berjuluk kota jasa dan perdagangan ini.

Ya bertepatan hari ini merupakan hari libur atau Minggu, 3 Desember 2023. Dimana aktifitas anak-anak sekolah atau para pekerja dan pegawai pemerintahan juga libur. Jadi suasana kota dan pusat pasar juga sedikit lengang dibandingkan hari hari biasa.

Sementara, para pedagang pakaian terutama, para pemilik toko/kios disisi kiri dan kanan kawasan ini masih tetap setia menanti pembeli meski terbilag sepi. Sesekali, ada satu dua pengunjung yang tampak berbelanja mengunjungi sejumlah kios tersebut.

Namun, di siang yang lumayan  terik ini. Tampak di depan jalan took-toko permanen tersebut, sejumlah pria tua, paruh baya serta remaja sedang disibukkan menjahit sepatu dan sandal warga yang memakai jasa mereka.

Ya, mereka mereka mereka adalah para penjahit sepatu dan sendal yang mengandalkan sedikit tempat disisi depan jalan dan emperan pertokoan tersebut. Guna mencari nafkah menghidupi keluarga mereka.

Hanya berbekal sebuah kotak atau lemari uang terkadang sudah bermerek atau bertuliskan bantuan dari sebuah BUMN. Sebagai wadah atau tempat penyimpanan perlengkapan sol sepatu maupun sandal. Mereka tetap setia dan penuh semangat menanti orderan dari warga kota ini.

Ya, mereka mereka ini (tukang sol) terlihat duduk manis di payung masing-masing. Namun mereka bukanlah raja. Berpayung bukanlah raja, namun mereka mereka ini hanya sebagian warga kota yang masih optimis menatap dan mengarungi hidup. Meski penghasilan mereka terkadang hanya mampu untuk makan sehari.

Luar biasa, dan cukup membanggakan apa yang diperbuat pejuang pejuang rupiah ini demi memenuhi nafkah keluarga mereka. Meski terkadang harus merasakan panas terik mentari dan terkadang hujan.

Baca Juga  Teror Mutasi Menghantui ASN, Kemenag Aceh Gaduh

Sementara disisi lainnya, pemandangan miris juga terlihat dimana ada sebagian warga kota ini yang lebih memilih “mengemis” meminta-minta meski terkadang badan dan fisik mereka sehat.[halaman7.comEddyanto SST]

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.