Keberagaman Spot Selam di Sabang Memberikan Banyak Pilihan Bagi Wisatawan

spot wisata selam di sabang.[FOTO: h7 - dok ist]

SEIRING meningkatnya minat wisata selam, berbagai fasilitas pendukung pariwisata di Sabang juga terus berkembang. Penginapan, homestay, resort hingga operator diving kini tersedia di beberapa kawasan wisata.

Kawasan Iboih dan Gapang menjadi salah satu pusat aktivitas wisata bahari di Sabang. Dari kawasan ini wisatawan dapat dengan mudah menuju Pulau Rubiah yang terkenal sebagai lokasi snorkeling dan diving favorit.

Keindahan alam bahari Sabang dengan keberagaman spot selam memberikan banyak pilihan bagi wisatawan. Mulai dari lokasi yang ramah bagi pemula hingga titik penyelaman yang menjadi tantangan bagi penyelam berpengalaman.

Keindahan inilah yang menjadikan Sabang dikenal sebagai salah satu surga wisata selam di ujung barat Indonesia. Air laut yang jernih dengan jarak pandang yang baik membuat keindahan terumbu karang dapat terlihat dengan jelas bahkan dari permukaan.

Terumbu karang yang tumbuh alami menjadi rumah bagi ribuan biota laut tropis yang hidup berdampingan dalam ekosistem yang kaya. Kondisi tersebut menjadikan Sabang sebagai salah satu destinasi yang banyak diperbincangkan di kalangan komunitas penyelam.

Tidak hanya wisatawan domestik, penyelam dari berbagai negara juga datang untuk menikmati pengalaman menyelam di perairan paling barat Indonesia ini.

Melansir berbagai sumber, sidikiynta terdapat lebih dari 30 titik selam (dive point) yang tersebar di sejumlah kawasan seperti Iboih, Rubiah, Gapang hingga sisi barat dan timur Pulau Weh.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang, Harry Susethia mengatakan,  Sabang memiliki potensi luar biasa di sektor wisata bahari,  banyaknya titik selam dengan kondisi terumbu karang yang masih baik menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Keberagaman spot selam memberikan banyak pilihan bagi wisatawan. Mulai dari lokasi yang ramah bagi pemula hingga titik penyelaman yang menjadi tantangan bagi penyelam berpengalaman.

Baca Juga  Sabang Promo Wisata Lewat West Sumatera Yacht

Keanekaragaman terumbu karang dan biota laut menghiasi salah satu titik selam , Salah satu titik selam yang cukup terkenal adalah Batee Tokong. Lokasi ini memiliki formasi karang berbentuk menara yang menjulang dari dasar laut.

“Potensi bawah laut tersebut menjadi salah satu kekuatan utama dalam pengembangan sektor pariwisata Sabang “ ujarnya.

Dijelaskan, arus laut yang cukup kuat membuat kawasan ini sering menjadi jalur lintasan ikan pelagis berukuran besar seperti barakuda dan tuna.

Karakter tersebut menjadikan Batee Tokong sebagai lokasi favorit bagi penyelam yang ingin merasakan sensasi menyelam di perairan terbuka.

Selain itu terdapat spot The Canyon yang menawarkan pengalaman menyelam di antara celah-celah karang yang menyerupai lorong alami. Di lokasi ini penyelam dapat menikmati pemandangan dinding karang yang dipenuhi soft coral serta berbagai jenis ikan karang yang berwarna-warni.

Struktur karang yang unik membuat spot ini cukup populer di kalangan fotografer bawah laut yang ingin mengabadikan keindahan ekosistem laut Sabang.

Sementara itu Rubiah Sea Garden dikenal sebagai salah satu lokasi penyelaman yang ramah bagi pemula. Perairannya relatif tenang dengan kedalaman yang tidak terlalu dalam sehingga cocok bagi wisatawan yang baru mencoba aktivitas diving maupun snorkeling.

Selain spot tersebut, terdapat pula Shark Plateau yang dikenal sebagai habitat berbagai jenis ikan besar. Pada waktu tertentu penyelam dapat melihat kawanan ikan yang bergerak mengikuti arus laut dalam jumlah besar.

Keunikan lain yang dimiliki Sabang adalah lokasi wreck diving di bangkai kapal Sophie Rickmers.

Kapal kargo yang karam puluhan tahun lalu itu kini menjadi rumah bagi berbagai jenis biota laut. Struktur kapal yang masih terlihat jelas di dasar laut menghadirkan pengalaman menyelam yang berbeda bagi para penyelam. Keanekaragaman biota laut menjadi salah satu daya tarik utama bagi wisatawan yang datang ke Sabang.

Baca Juga  Persimura Beureunuen U-17 Rebut Piala Dek Fad

Terumbu karang yang masih relatif sehat menjadi habitat bagi berbagai jenis ikan karang serta biota laut lainnya. Letak Pulau Weh yang berada di pertemuan Samudera Hindia dan Selat Malaka turut memengaruhi kekayaan ekosistem laut di wilayah tersebut.

Arus laut yang membawa nutrien menjadikan kawasan ini sebagai habitat bagi berbagai spesies laut tropis.

Selain keindahan bawah lautnya, Sabang juga menjadi tempat yang ideal bagi wisatawan yang ingin belajar menyelam. Sejumlah dive centre di kawasan ini menyediakan program pelatihan menyelam

Instruktur selam dari Sea Safari Diving Centre, Iswardani mengatakan, banyak wisatawan datang ke Sabang bukan hanya untuk diving tetapi juga mengikuti kursus menyelam hingga mendapatkan sertifikasi internasional seperti PADI Dive Course.

Menurutnya, perairan Sabang sangat mendukung bagi wisatawan yang ingin memulai aktivitas selam. Kondisi  air laut yang jernih serta ekosistem laut yang masih baik membuat Sabang sangat cocok bagi penyelam pemula untuk belajar.

Hal senada di sampaikan Dive Tour Guide Rizal Syahputra yang akrab disapa boy menuturkan,  bagi para wisatawan pengalaman menyelam di Sabang menjadi daya tarik bagi para penyelam untuk kembali datang umtuk menikmati keberagaman spot selam memberikan banyak pilihan bagi wisatawan

Beberapa titik selam yang cukup dikenal di kalangan penyelam antara lain Batee Tokong, The Canyon, Shark Plateau, Rubiah Sea Garden serta lokasi penyelaman bangkai kapal Sophie Rickmers. Setiap lokasi menawarkan pengalaman menyelam yang berbeda bagi wisatawan.

Di beberapa titik selam penyelam bisa melihat berbagai jenis ikan karang, penyu hingga schooling fish dalam jumlah besar. Itu yang membuat menarik bagi para penyelam yang berkunjung ke Pulau Weh, ujarnya.

Pengelola penginapan di kawasan Iboih, Yusuf mengatakan, aktivitas wisata bahari masih menjadi daya tarik utama yang membuat kawasan Iboih ramai dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Baca Juga  Pemilik Homestay Minta Tingkatkan Layanan Wisata

Selama ini kunjungan wisatawan meningkat cukup signifikan, terutama saat akhir pekan dan hari libur. Wisatawan datang untuk snorkeling, diving hingga mengikuti dolphin trip di sekitar perairan Sabang, ujarnya.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Gampong Iboih Tarmizi mengatakan kunjungan wisatawan ke kawasan tersebut terus menunjukkan tren positif terutama pada akhir pekan dan musim liburan.

Pengembangan wisata selam di Sabang perlu diimbangi dengan upaya menjaga kelestarian ekosistem laut. Terumbu karang dan biota laut merupakan kekayaan alam yang harus dirawat agar tetap Lestari untuk masa depan.

Meningkatnya kunjungan wisatawan ke Sabang tidak terlepas dari daya tarik wisata bahari yang dimiliki Pulau Weh.  Selain menikmati keindahan bawah laut Pulau Weh, wisatawan juga dapat mencoba berbagai atraksi  wisata lainnya, ujarnya.

Dengan lebih dari 30 titik selam dan kondisi ekosistem yang masih relatif alami, Sabang memiliki potensi besar untuk terus berkembang sebagai destinasi wisata selam unggulan.

Keindahan bawah laut Pulau Weh bukan hanya dikenal sebagai titik nol kilometer Indonesia tetapi juga sebagai surga bagi para pecinta diving dari berbagai penjuru dunia.[pariwara]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *