NEGERI TUA Negeri ini sudah tua Tapi tak juga dewasa Negeri para sengkuni yang berguru…
PUISI KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus): Talbiyah Dalam Kesendirian
Talbiyah Dalam Kesendirian Tuhan, Engkau sepikan tempat-tempat kesibukan kami Engkau sunyikan tempat kami membanggakan jumlah…
Puisi Maskirbi: KESAKSIAN
KESAKSIAN Orang-orang bersumpah, menyaksikan bencana lalu menyimpan dendam di dada yang terluka. Di langit yang…
PUISI Marhalim Zaini: Siapakah Engkau, Corona
Siapakah Engkau, Corona Sejak engkau datang, kami mengurung diri dalam rumah. Mengunci pintu dan jendela,…
Puisi Iranda NV: Idulfitri dan 27 Ramadhan 1442 H
27 Ramadhan 1442 H ku lihat bulan di balik tingkap bersama laba-laba yang sedang membangun…
Puisi Widji Thukul: Buruh-buruh dan Suti
BURUH-BURUH Di batas desa pagi-pagi dijemput truk dihitung seperti pesakitan diangkut ke pabrik begitu seterusnya…
Puisi Taufiq Ismail: MENCARI SEBUAH MASJID
Mencari Sebuah Masjid Aku diberitahu tentang sebuah masjid yang tiang-tiangnya pepohonan di hutan fondasinya batu…
Adzan Yang Kurindukan
Oleh: Aji Setiawan REMBULAN penuh di pertengahan bulan Syakban tahun Hijriah membuatku bangun malam dan…
Puisi Iranda NV: Cerita Kata…
CERITA KATA… andai kata-kata tak mampu mewakili makna biar stiker mengurai makna dari balik cerita…
Cerpen: Dahsyatnya Suara Azan
Oleh: Aji Setiawan Siang itu, mentari makin terik membakar tubuh. Apalagi aroma kemenyan dan minyak…
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
